Pantauan di lapangan menunjukkan harga cabai dan bawang merah tidak lagi tinggi seperti menjelang Lebaran. Kondisi ini memberikan keringanan bagi konsumen meski dinamika harga diperkirakan masih akan berubah.
Pedagang di Pasar Raya Padang, Hengki (45), mengatakan harga cabai mulai turun sejak dua hari terakhir. Sebelumnya, pada H-3 Lebaran, harga sempat mencapai Rp42.000 hingga Rp44.000 per kilogram.
“Khusus untuk cabai, harganya turun sejak dua hari yang lalu karena pasokan melimpah, terutama dari Medan,” ujarnya.
Ia menyebutkan, cabai asal Medan kini dijual dengan harga grosir sekitar Rp17.000 per kilogram.
Baca Juga: Pria tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Trotoar Padang Barat, Polisi Lakukan Penyelidikan
Harga Beragam Sesuai Asal
Untuk cabai merah darat asal Kerinci, harga eceran berada di kisaran Rp24.000 hingga Rp25.000 per kilogram, sementara harga grosir Rp22.000 per kilogram.
Cabai merah Jawa dijual Rp27.000 hingga Rp28.000 per kilogram. Sementara cabai merah asal Aceh menjadi yang paling murah, yakni Rp20.000 per kilogram.
Adapun cabai hijau dijual stabil di harga Rp24.000 per kilogram.
Untuk jenis cabai dengan tingkat kepedasan tinggi seperti cabai rawit asal Suriah, harga masih berada di angka Rp36.000 per kilogram. Sementara cabai merah jenis tertentu dijual Rp34.000 per kilogram.
Selain cabai, bawang putih juga dijual stabil di harga Rp30.000 per kilogram.
Transaksi Tetap Stabil
Meski harga turun, aktivitas jual beli di Pasar Raya Padang terpantau normal. Daya beli masyarakat tidak mengalami lonjakan signifikan dan cenderung stabil.
Hengki menyebutkan pembeli kini memiliki lebih banyak pilihan jenis cabai dengan harga yang bervariasi.
Margin Pedagang Tetap
Menurut Hengki, fluktuasi harga tidak memengaruhi margin keuntungan pedagang. Ia mengaku tetap mengambil keuntungan yang sama meski harga berubah.
“Untung dari dagangan tidak berpatok pada harga cabai. Mau naik atau turun, tetap sama,” katanya.
Ia menambahkan, hal tersebut dilakukan untuk menjaga kepuasan pelanggan dan menghindari keluhan.
Harga Diprediksi Kembali Naik
Meski saat ini harga turun, kondisi tersebut diperkirakan tidak berlangsung lama. Hengki menilai harga berpotensi naik kembali dalam waktu dekat.
Hal ini dipengaruhi dinamika pasar, termasuk kemungkinan pemasok menahan distribusi barang agar harga kembali meningkat di tingkat pedagang.
Hengki berharap kondisi pasar tetap stabil dan pemerintah dapat menjaga keseimbangan harga agar tidak merugikan petani maupun konsumen.(*)
Editor : Hendra Efison