Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Harga Emas di Pasar Raya Padang Turun Usai Lebaran

Mengki Kurniawan • Jumat, 27 Maret 2026 | 14:45 WIB

Harga emas di Pasar Raya Padang turun sepekan setelah Lebaran 2026. Emas 24 karat kini Rp5,8 juta per 2,5 gram, transaksi mulai menurun.
Harga emas di Pasar Raya Padang turun sepekan setelah Lebaran 2026. Emas 24 karat kini Rp5,8 juta per 2,5 gram, transaksi mulai menurun.
PADEK.JAWAPOS.COM — Harga emas perhiasan di Pasar Raya Padang, Kota Padang, mengalami penurunan signifikan sepekan setelah Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (27/3/2026). Penurunan ini terjadi setelah harga sempat melonjak menjelang Lebaran akibat tingginya permintaan masyarakat.

Kondisi tersebut dikonfirmasi oleh Villar (22), karyawan Toko Emas Sumbar Riau, yang menyebut tren penurunan sudah mulai terlihat sejak awal hari raya.

Harga Emas Mulai Terkoreksi

Sebelum Lebaran, harga emas murni 24 karat sempat menyentuh Rp6.000.000 per emas atau setara 2,5 gram. Namun, pada pekan ini harga turun menjadi Rp5.800.000 per emas.

“Saat ini harga emas murni 24 karat kami jual di angka Rp5.800.000 per satu emas atau berat 2,5 gram,” ujar Villar.

Penurunan harga juga terjadi pada emas dengan kadar di bawahnya. Untuk emas kadar 75 persen, harga berada di angka Rp2.000.000 per gram.

Sementara emas kadar 70 persen dijual Rp1.800.000 per gram, yang umumnya menjadi pilihan masyarakat dengan harga lebih terjangkau.

Transaksi Sempat Meningkat Jelang Lebaran

Berdasarkan data transaksi di toko tersebut, aktivitas jual beli emas meningkat hingga 20 persen dalam tiga hari menjelang Lebaran.

Lonjakan ini dipicu kebutuhan masyarakat untuk membeli perhiasan guna digunakan saat bersilaturahmi di hari raya.

“Jual beli meningkat pesat tiga hari jelang lebaran. Kebanyakan konsumen membeli emas untuk keperluan bersolek,” jelas Villar.

Aktivitas Pasar Mulai Normal

Memasuki periode pasca-Lebaran, aktivitas transaksi mulai menurun. Masyarakat cenderung mengurangi belanja setelah kebutuhan selama mudik dan Lebaran terpenuhi.

Situasi ini membuat suasana di pusat perdagangan emas kembali normal dibandingkan periode sebelum hari raya.

Harga Dipengaruhi Faktor Global

Villar menyebut pergerakan harga emas sulit diprediksi karena dipengaruhi kondisi ekonomi global dan nilai tukar rupiah yang fluktuatif.

“Harga emas saat ini tidak bisa dipastikan. Kadang pagi turun, sore bisa berubah lagi,” katanya.

Ia berharap daya beli masyarakat kembali meningkat agar aktivitas perdagangan emas kembali bergairah.(*)

Editor : Hendra Efison
#harga emas Padang #harga emas turun #emas perhiasan 2026 #emas Pasar Raya Padang