Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Tjahjo Purnomo mengatakan bahwa, bantuan tersebut direalisasikan melalui koordinasi bersama Bupati Padangpariaman dan telah dikirimkan langsung ke lokasi bencana yakni berupa 2 Unit Excavator, 2 Unit Dump Truck, 2 Unit Water Tank, 3 Unit Hiab Crane serta 1 Unit Tower Light.
“Alat-alat tersebut digunakan untuk membersihkan material longsor di Jalan Pariaman-Malalak, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padangpariaman yang merupakan jalan alternatif Padang-Bukittinggi,” ujar Tjahjo.
Lebih lanjut Tjahjo mengatakan bahwa selain alat berat, Hutama Karya dan HKI juga mengirimkan relawan untuk membantu proses evakuasi korban serta menormalisasi jalan yang tertutup puing-puing longsor.
“Menurunkan tim relawan dilakukan agar bantuan dapat tiba lebih cepat karena lokasi bencana tersebut berjarak 9 km dari wilayah operasional perusahaan yakni proyek pembangunan Jalan Tol Ruas Pekanbaru-Padang Seksi Sicincin-Lubuk Alung-Padang,” tutup Tjahjo Purnomo.
Atas kerja sama yang baik dari berbagai pihak, kondisi terkini jalan Pariaman-Malalak pada Sabtu (9/3) pukul 00.38 WIB sudah bisa dilalui dan berfungsi dengan baik sehingga dapat digunakan sebagai jalur evakuasi serta penyaluran logistik.
Kejadian bermula ketika curah hujan yang deras terjadi pada Kamis (7/3) sore hingga Jumat (8/3) pagi, menyebabkan beberapa sungai yang melewati wilayah Kabupaten Padangpariaman meluap dan memicu terjadinya longsor di beberapa lokasi. (*)
Editor : Hendra Efison