Aris Prima Gunawan• Selasa, 11 November 2025 | 10:55 WIB
Ilustrasi.(ARIS PRIMA G/PADEK)
PADEK.JAWAPOS.COM-Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Padangpariaman, sekarang fokus dalam pembenahan irigasi tersier. Sebab, kondisi irigasi dinilai banyak yang terdampak bencana dan mempengaruhi produktivitas pertanian.
Selain itu, juga memberikan bantuan bibit pertanian. "Sekarang kami fokus irigasi dan penyaluran benih," ujar Yurisman, Kepala Dispertangan Padangpariaman saat dihubungi, kemarin.
Selain dari fokus pembenahan irigasi dan penyaluran benih pertanian, sambungnya, sebenarnya sudah banyak program pertanian yang terlebih dahulu berjalan di Padangpariaman dibandingkan daerah lain. "Itu Sawah Pokok Murah (SPM) sudah lama ada di kita," tambahnya.
Bahkan, katanya di Kecamatan Batanganai program sawah pokok murah sudah mencapai 10 kali panen. "Bedanya daerah lain itu getol mempublikasi sawah pokok murah, karena memang masuk visi-misi kepala daerah meraka yang sekarang," hematnya.
Katanya, sawah pokok murah dominan dijalankan di kawasan marginal air. Misalnya karena kendala irigasi. "Jadi daerah kita yang kesulitan air itu sudah menerapkan konsep sawah pokok murah. Itu keunggulan program ini," ucapnya.
Selain itu, keunggulan lain sawah pokok murah mampu menjaga kesehatan tanah. "Program ini memang cukup diminati petani kita. Nanti saya kabari kalau ada panen terbarunya. Biar bisa kita ulas lebih detail," ucapnya.
Yurisman pun mengatakan, dirinya yang kembali dipercaya oleh Bupati Padangpariaman, John Kenedy Azis, sebagai Kepala Dispertanak gan Padangpariaman, memastikan agar seluruh program pertanian berjalan maksimal. "Makanya pak bupati juga gencar menggaet bantuan pusat untuk bantuan pertanian," tukasnya. (apg)