Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang Berlanjut

R
Penulis: Rohimuddin Padek❯
Yulianto. (Wikipedia)
Yulianto. (Wikipedia)

PADEK.JAWAPOS.COM-Bupati Pasbar Yulianto, menerima audiensi sekaligus mendampingi kegiatan survei lokasi dalam rangka penyusunan studi pendahuluan Proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Pelabuhan Teluk Tapang, pada Minggu (13/7). 


Advertisement

Survei dilakukan bersama tim dari Pusat Pembiayaan Infrastruktur Transportasi Sekretariat Jenderal Kementerian Perhubungan.

Kegiatan dimulai di Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat dengan melakukan audiensi dan pemaparan yang dihadiri jajaran kepala OPD Pasaman Barat, di antaranya Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Bappelitbangda, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala DPMPTSP, dan Kepala Dinas Kominfo. 

Kemudian, tim dari Kementerian Perhubungan dipimpin oleh Adrianto dan Iis dari Bidang Laut, serta turut hadir tenaga ahli Prof. Hera dan Anto, serta konsultan teknis Fuad.

Advertisement

Audiensi dan survei ini bertujuan untuk meninjau langsung kesiapan lokasi pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang di Air Bangis, yang direncanakan akan mulai dibangun pada 2025 menggunakan anggaran pemerintah pusat senilai Rp116 miliar. 

Pembangunan tahap awal akan mencakup fasilitas perkantoran, area parkir, stopel, dan sarana pendukung lainnya di atas lahan seluas 12,5 hektare.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Yulianto menekankan pentingnya percepatan pembangunan pelabuhan sebagai solusi atas keterbatasan operasional di Pelabuhan Teluk Bayur, sekaligus mendukung kelancaran distribusi logistik dari wilayah Pasaman Barat dan sekitarnya.

Advertisement

“Pelabuhan Teluk Tapang akan menjadi simpul logistik strategis, tidak hanya bagi Pasaman Barat, tetapi juga untuk kawasan utara Sumatera Barat hingga Mandailing Natal, Sumatera Utara,” ujar Yulianto.

Pelabuhan ini dinilai memiliki potensi besar, mengingat Pasaman Barat merupakan penghasil utama kelapa sawit dengan luas tanam mencapai 101.402 hektare dan produksi 330.881 ton per tahun. 

Selain itu, terdapat potensi jagung seluas 45.523 hektare, serta potensi tambang seperti bijih besi, mangan, dan granit yang lokasinya hanya 6 hingga 9 kilometer dari pelabuhan.

Tim Kementerian Perhubungan juga mencatat potensi kawasan ini untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata maritim, mengingat kawasan Teluk Tapang memiliki nilai sejarah sebagai pusat ekonomi pada masa kolonial, termasuk sisa-sisa benteng yang masih dapat ditemukan.

Secara geografis, posisi Pelabuhan Teluk Tapang juga dinilai lebih efisien dibandingkan Teluk Bayur. Jarak tempuh logistik dari Pasaman Barat ke Teluk Tapang hanya 2,5 jam, dibandingkan 4,5 jam ke Teluk Bayur. 

Selain itu, pelabuhan ini juga mudah diakses dari Sumatera Utara melalui Kabupaten Mandailing Natal yang hanya berjarak 3 kilometer dari perbatasan.

Dengan berbagai keunggulan tersebut, studi pendahuluan dan survei ini diharapkan dapat menjadi landasan penting dalam percepatan realisasi proyek strategis nasional yang akan memperkuat konektivitas dan daya saing daerah. (roy)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pemkab Pasaman Barat Perkuat Pasbar 112 untuk Percepat Penanganan Darurat

Pemkab Pasaman Barat Perkuat Pasbar 112 untuk Percepat Penanganan Darurat

Pemkab Pasaman Barat memperkuat layanan Pasbar 112 untuk mempercepat penanganan laporan kebakaran, kecelakaan, bencana, dan kondisi darurat.

Target Operasi 2028, Pelabuhan Teluk Tapang masih Dibayangi Jalan Terjal dan Ketidakpastian Industri

Target Operasi 2028, Pelabuhan Teluk Tapang masih Dibayangi Jalan Terjal dan Ketidakpastian Industri

Pelabuhan Teluk Tapang ditargetkan beroperasi 2028, tetapi akses jalan, fasilitas pelabuhan, dan kepastian industri Air Bangis masih menjadi

Gubernur Mahyeldi Tinjau Pelabuhan Teluk Tapang Pasaman Barat, Pembangunan Telan Anggaran Rp83 M

Gubernur Mahyeldi Tinjau Pelabuhan Teluk Tapang Pasaman Barat, Pembangunan Telan Anggaran Rp83 M

Gubernur Mahyeldi meninjau pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang Pasaman Barat yang didanai Rp83 miliar. Pengembangan kawasan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer