Pantauan Rabu (4/2/2026) menunjukkan kenaikan harga berlangsung bertahap. Meski belum melonjak tajam, perubahan harga mulai dirasakan pedagang dan pembeli karena beras merupakan kebutuhan pokok harian.
Penjaga toko beras di Pasaman Barat, Frengki Setiawa (23), menyebut harga beras rojolele naik dari Rp145.000 menjadi Rp150.000 per 10 kilogram.
“Kenaikan juga terjadi pada beras 64 cap ayam jago, dari Rp145.000 menjadi Rp150.000 per 10 kilogram,” kata Frengki.
Selain itu, beras Solok mengalami kenaikan cukup signifikan. Harga yang sebelumnya Rp175.000 per 10 kilogram kini menjadi Rp185.000 per 10 kilogram. Kenaikan tersebut telah terjadi sejak beberapa pekan terakhir.
Sementara itu, harga beras anak daro masih terpantau stabil di angka Rp160.000 per 10 kilogram. Begitu pula beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) yang tetap dijual sesuai ketentuan pemerintah.
“Beras SPHP masih di harga Rp65.000 per lima kilogram karena sudah ada HET dari pemerintah,” ujarnya.
Frengki menambahkan, meskipun harga beberapa jenis beras naik, pasokan di Pasaman Barat masih dalam kondisi aman. Stok dari agen dan distributor belum mengalami gangguan menjelang Ramadan.
“Pasokan lancar, beras masih masuk. Penjualan juga masih stabil,” tuturnya. Ia memperkirakan lonjakan permintaan baru akan terasa mendekati awal puasa dan menjelang Idulfitri.
Kenaikan permintaan beras menjelang Ramadan disebut sebagai pola tahunan yang biasa terjadi, seiring meningkatnya kebutuhan rumah tangga dan persiapan masyarakat menghadapi bulan puasa.
Kondisi ini dirasakan langsung oleh pembeli. Neliyati (42) mengaku tetap membeli beras meskipun harganya naik karena merupakan kebutuhan pokok yang tidak bisa ditunda.
“Mau tidak mau tetap dibeli, karena beras itu kebutuhan utama,” katanya.
Selain untuk konsumsi rumah tangga, beras juga digunakan Neliyati untuk menunjang usahanya berjualan nasi goreng.
Kenaikan harga beras berdampak langsung pada biaya modal harian.
“Dipakai untuk makan dan jualan. Kalau naik, modal ikut naik,” ujarnya.
Meski demikian, ia berharap harga beras tidak kembali melonjak menjelang Ramadan.
Pembeli berharap pemerintah terus menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok agar beban masyarakat dan pelaku usaha kecil tidak semakin berat.(cr6)
Editor : Hendra Efison