Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah daerah, Bupati Pasbar, Yulianto turun langsung menyerahkan bantuan kepada korban pada Senin (23/2). Kehadiran bupati bersama jajaran menjadi simbol empati sekaligus dukungan moril bagi keluarga lanjut usia tersebut yang tengah menghadapi cobaan berat.
”Atas nama Pemerintah Kabupaten Pasbar, kami turut berduka atas musibah yang menimpa keluarga Bapak Bahri,” ujar Yulianto.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penanganan awal pascakebakaran. Menurutnya, akses menuju lokasi rumah korban cukup sulit sehingga menyulitkan tim untuk menjangkau lokasi dengan cepat pada malam kejadian.
Melalui Pemerintah Kabupaten Pasbar, bantuan disalurkan lewat Dinas Sosial berupa kebutuhan dasar yang dibutuhkan korban untuk sementara waktu. Bantuan tersebut meliputi beras, telur, kasur dan selimut, makanan siap saji, makanan anak, tikar, tenda gulung, pakaian, sarung, serta lauk siap saji.
Selain bantuan logistik, dukungan juga datang dari berbagai pihak. Badan Amil Zakat Nasional Pasaman Barat menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 2 juta guna membantu kebutuhan mendesak korban. Sementara Bank Nagari Cabang Simpang Empat turut memberikan bantuan sebesar Rp 1,5 juta sebagai bentuk kepedulian sosial.
Bupati Yulianto mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah. Ia menegaskan pentingnya pemeriksaan rutin instalasi listrik untuk menghindari korsleting, serta memastikan kompor dan peralatan elektronik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.
”Masyarakat diimbau untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah. Pastikan peralatan listrik dan kompor dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya. (*)
Editor : Eri Mardinal