Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Rektor: Unand tak Bisa lagi Jalan Biasa-biasa untuk Menuju WCU

Rommy Delfiano • Kamis, 8 Januari 2026 | 13:44 WIB

Rektor Unand, Efa Yonnedi melantik sejumlah pejabat strategis di lingkungan Unand, Selasa (6/1) lalu.
Rektor Unand, Efa Yonnedi melantik sejumlah pejabat strategis di lingkungan Unand, Selasa (6/1) lalu.
PADEK.JAWAPOS.COM—Rektor Universitas Andalas (Unand) Efa Yonnedi PhD menegaskan bahwa percepatan menuju World Class University (WCU) menuntut perubahan cara kerja di seluruh lini kampus. Ia menyebut Unand tidak lagi memiliki ruang untuk bekerja dengan pola business as usual di tengah persaingan global pendidikan tinggi yang semakin ketat.

Pernyataan tersebut disampaikan Efa Yonnedi usai melantik sejumlah pejabat strategis di lingkungan Unand, Selasa (6/1) lalu. Menurutnya, pengisian jabatan ini merupakan bagian dari konsolidasi institusi untuk memastikan kesiapan organisasi menjalankan agenda WCU sebagaimana tertuang dalam Rencana Strategis Unand 2025–2029.

“Ini bukan sekadar rotasi jabatan. Kita sedang memperkuat mesin organisasi agar Unand bergerak lebih cepat, adaptif, dan kompetitif di level global,” ujar Efa.

Ia menekankan bahwa kesiapan menuju WCU harus tercermin dari tata kelola yang efisien, sistem berbasis kinerja, serta kolaborasi lintas unit yang solid. Setiap direktorat diminta memastikan kebijakan dan program yang dijalankan berdampak langsung pada peningkatan reputasi akademik, kualitas lulusan, dan daya saing internasional.

Efa juga menyoroti penguatan kemahasiswaan yang berorientasi pada hasil, terutama prestasi, pembentukan karakter, serta keterserapan lulusan di dunia kerja, kewirausahaan, maupun studi lanjut. Menurutnya, capaian lulusan menjadi indikator penting kesiapan Unand menuju universitas berkelas dunia.

Dalam aspek tata kelola, Rektor menegaskan bahwa pengelolaan keuangan universitas harus sepenuhnya berbasis kinerja. Setiap alokasi anggaran, katanya, harus memiliki korelasi yang jelas dengan target strategis universitas. Prinsip efisiensi dan akuntabilitas dinilai krusial agar transformasi institusi berjalan berkelanjutan.

Selain itu, Efa menekankan pentingnya kemandirian finansial melalui optimalisasi aset dan penguatan unit usaha tanpa membebani mahasiswa, percepatan pengembangan sumber daya manusia, transformasi digital yang terintegrasi, serta perluasan kerja sama internasional dan hilirisasi riset sebagai pilar utama kesiapan Unand menuju WCU.

“Menuju WCU bukan soal slogan. Ini soal kecepatan, inovasi, dan integritas dalam bekerja. Kalau kita ingin diakui dunia, kita harus bekerja dengan standar dunia,” tegasnya.

Dalam pelantikan tersebut, Rektor Universitas Andalas mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat, yakni Dr. Eng. Ir. Dendi Adi Saputra M, ST., MT sebagai Direktur Kemahasiswaan; Dr. Suhanda, SE., M.Si., Ak., CA sebagai Direktur Keuangan; Zaiful Netra, ST., M.Si sebagai Direktur Pengembangan Unit Usaha dan Bisnis; Dr. Roni Ekha Putera, S.IP., M.PA sebagai Direktur Sumber Daya; Prof. Dr. Eng. Ir. Fauzan, ST., M.Sc (Eng) sebagai Direktur Teknologi Informasi; Dr. Eng. Muhammad Makky, STP., M.Si sebagai Direktur Kerja Sama dan Hilirisasi Riset; serta Dr. Hary Efendi, S.S., M.A sebagai Kepala Kantor Humas, Protokoler, dan Layanan Informasi Publik. (rdo)

Editor : Adetio Purtama
#WCU #pelantikan #rektor unand