Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kamp Karyawan di PT Incasi Raya Silaut Terbakar, Seorang Balita Tewas

Yoni Syafrizal • Rabu, 14 Januari 2026 | 10:27 WIB

 

Sisa puing-puing kebakaran sudah rata dengan tanah. Penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian.
Sisa puing-puing kebakaran sudah rata dengan tanah. Penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian.
PADEK.JAWAPOS.COM—Kebakaran hebat melanda Kamp J SJAL I milik PT Incasi Raya Silaut di Kecamatan Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (12/1) sore. Peristiwa tersebut menghanguskan lima kapel yang terdiri dari 27 pintu rumah karyawan dan menewaskan seorang balita perempuan berusia tiga tahun.

Kapolsek Lunang Silaut, AKP Tri Sukra Martin ketika dihubungi Selasa (13/1) membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, kebakaran terjadi Senin (12/1) sekitar pukul 15.30 WIB dan pertama kali diketahui warga saat api sudah membesar dari salah satu rumah karyawan.

”Kebakaran diketahui berasal dari Kapel I pintu I, rumah milik Samawanolo. Api dengan cepat merambat ke bangunan lain karena jarak antar rumah sangat berdekatan,” ujarnya.

Menurutnya, warga sempat berupaya menyelamatkan barang-barang berharga serta meminta bantuan warga sekitar. Namun, kobaran api yang cepat membesar membuat upaya pemadaman secara manual tidak membuahkan hasil. ”Kondisi bangunan kamp yang berdempetan menyebabkan api sulit dikendalikan,” katanya.

Ia menjelaskan, dalam peristiwa tersebut seorang balita perempuan bernama Divya Ndruru 3 ditemukan meninggal dunia. Korban diketahui sedang tertidur di dalam rumah saat kebakaran terjadi.

”Kami sangat berduka atas meninggalnya korban. Saat kejadian, korban tidak sempat diselamatkan karena api sudah membesar,” jelasnya. 

Kapolsek menambahkan pihak keluarga korban menolak dilakukan visum terhadap jenazah. Selanjutnya, korban yang merupakan anak dari pasangan Elta Otofianus Ndruru 32, dan Sonia Laia, 28 telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Incasi Silaut.

Ia menambahkan, akibat peristiwa itu, sebanyak 27 kepala keluarga ikut terdampak karena seluruh rumah karyawan di lima kapel mengalami kerusakan berat.

”Dalam kejadian ini, kita dari Personel Polsek Lunang Silaut langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, pendataan korban, serta membantu proses evakuasi,” jelasnya.

Terkait penyebab kebakaran, Kapolsek menegaskan hingga kini masih dalam proses penyelidikan. ”Penyebab pasti kebakaran belum dapat kami pastikan. Saat ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui sumber api, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian atau faktor lain,” ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan pihak PT Incasi Raya Silaut, kerugian materiel akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 2 miliar. Terkait peristiwa itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat, khususnya penghuni kawasan camp dan permukiman padat, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

”Kami mengimbau agar masyarakat lebih memperhatikan keamanan instalasi listrik serta penggunaan api di lingkungan tempat tinggal untuk mencegah kejadian serupa,” tutupnya. (*)

 

Editor : Eri Mardinal
#Bencana Kebakaran #Polsek Lunang Silaut #pt incasi raya