Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kebakaran Lahan Sungai Nipah Pesisir Selatan, Api Muncul di Depan RM Bunga Paris Pukul 17.30 WIB 4

Randi Zulfahli • Jumat, 20 Februari 2026 | 22:06 WIB

Kebakaran lahan di Sungai Nipah Pesisir Selatan, api muncul pukul 17.30 WIB. Damkar siagakan 1 armada dan 8 personel, jarak 100 meter dari rumah warga.
Kebakaran lahan di Sungai Nipah Pesisir Selatan, api muncul pukul 17.30 WIB. Damkar siagakan 1 armada dan 8 personel, jarak 100 meter dari rumah warga.
PADEK.JAWAPOS.COM—Kebakaran lahan melanda kawasan Sungai Nipah, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Jumat sore (20/2/2026), dengan kobaran api pertama kali terlihat sekitar pukul 17.30 WIB.

Titik api terpantau berada di lahan yang berlokasi tepat di depan Rumah Makan Bunga Paris, sehingga asap dan nyala api dengan cepat menarik perhatian warga sekitar.

Sekretaris Satpol PP dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pesisir Selatan, Dongki Agung Pribumi, membenarkan kejadian tersebut dan turun langsung ke lokasi untuk mendampingi proses penanganan kebakaran.

Ia menyampaikan bahwa hingga Jumat malam, personel Damkar Pesisir Selatan masih melakukan pemantauan ketat guna memastikan situasi tetap terkendali serta mencegah potensi perluasan titik api ke area lain yang berdekatan.

Sebanyak satu unit armada pemadam kebakaran bersama delapan petugas disiagakan di lokasi untuk melakukan pengawasan sekaligus langkah antisipatif apabila api menunjukkan tanda-tanda merambat lebih jauh.

“Memasuki malam ini, kondisi masih terus kami pantau,” ujar Dongki saat dikonfirmasi terkait perkembangan penanganan kebakaran lahan tersebut.

Menurutnya, posisi titik api saat ini berada sekitar 100 meter dari permukiman warga, sehingga petugas memprioritaskan pengamanan area sekitar guna memastikan api tidak mendekati rumah penduduk.

Dongki memastikan bahwa hingga pemantauan terakhir, api belum merambat ke arah bangunan tempat tinggal masyarakat, meskipun jaraknya relatif tidak terlalu jauh dari kawasan hunian.

Kendati demikian, proses pengendalian api menghadapi kendala di lapangan karena medan menuju bagian puncak lahan yang terbakar sulit dijangkau oleh personel maupun armada pemadam kebakaran.

Kondisi tersebut membuat petugas harus berhati-hati dalam melakukan pendekatan ke titik api, sembari terus memantau arah angin dan potensi penyebaran kobaran api di area sekitar Sungai Nipah.

Terkait luasan lahan yang terdampak kebakaran, pihak Damkar Pesisir Selatan belum dapat memastikan angka pasti karena proses penanganan masih berlangsung dan situasi di lapangan terus berkembang.

“Untuk berapa luas lahan yang terbakar, kami belum mengetahuinya secara pasti karena masih dalam penanganan,” tambah Dongki.

Hingga Jumat malam, tim Damkar Pesisir Selatan tetap bersiaga penuh di lokasi guna mengantisipasi kemungkinan penyebaran api lebih lanjut serta memastikan keselamatan warga di sekitar kawasan Sungai Nipah tetap terjaga.(*)

Editor : Hendra Efison
#Kebakaran Lahan Sumbar #Kebakaran Sungai Nipah #Damkar Pesisir Selatan