Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

86 Mahasiswa STIKES Siap Masuk Dunia Klinik

ZikriNiati ZN
Penulis: ZikriNiati ZN❯
Wali Kota Pariaman, Yota Balad melakukan pemasangan uniform mahasiswa STIKES Piala Sakti Pariaman sebagai tanda kesiapan memasuki praktik klinik, Selasa (5/5). (DOK PEMKO PARIAMAN)
Wali Kota Pariaman, Yota Balad melakukan pemasangan uniform mahasiswa STIKES Piala Sakti Pariaman sebagai tanda kesiapan memasuki praktik klinik, Selasa (5/5). (DOK PEMKO PARIAMAN)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM - Sebanyak 86 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Piala Sakti Pariaman mengikuti prosesi pemasangan uniform dan pengucapan sumpah janji program DIII Kebidanan serta kepaniteraan S-1 Keperawatan Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan berlangsung di Aula Balaikota Pariaman dan dihadiri Wali Kota Pariaman, Yota Balad.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menegaskan bahwa momentum pemasangan uniform bukan sekadar seremoni, melainkan simbol tanggung jawab, kesiapan, dan komitmen mahasiswa dalam menjalankan tugas di bidang kesehatan.

“Ananda akan menjadi garda terdepan bidang kesehatan Kota Pariaman. Tanggung jawab ananda semua adalah menjadi lulusan kesehatan yang profesional. Profesional ini ditunjukkan dari disiplin, memiliki dedikasi, dan ramah dalam melayani pasien,” ujarnya.

Advertisement

Prosesi pemasangan uniform dan pengucapan sumpah janji ini diikuti oleh mahasiswi DIII Kebidanan dan mahasiswa S-1 Keperawatan dengan total 86 orang. Dari jumlah tersebut, 11 mahasiswa merupakan peserta program Saga Saja (Satu Keluarga Satu Sarjana) Plus.

Yota Balad menjelaskan, program Saga Saja Plus merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kota Pariaman untuk memberikan akses pendidikan tinggi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui perguruan tinggi yang telah ditunjuk.

“Kepada ananda semua, mari tingkatkan belajar. Pendidikan adalah salah satu cara untuk memutus rantai kemiskinan karena merupakan alat paling efektif menghentikan pola kemiskinan antargenerasi,” katanya.

Advertisement

Prosesi capping day (pengucapan janji) dan pemasangan uniform menjadi penanda transisi mahasiswa dari fase teori menuju praktik klinik.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa mengucapkan janji profesi sekaligus menerima simbol profesi seperti topi atau pin sebagai bentuk kesiapan memasuki dunia kesehatan.

“Pada momentum capping day, ananda akan memasuki dunia kesehatan yang sebenarnya. Kepada ananda perawat dan bidan yang akan praktik tahun ini, saya berharap ananda memberikan pelayanan yang baik kepada pasien, mengutamakan keramahan, dan selalu tersenyum,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua STIKES Piala Sakti Pariaman, Syahrul, merinci jumlah peserta terdiri dari 14 mahasiswi DIII Kebidanan dan 72 mahasiswa S-1 Keperawatan, sehingga total keseluruhan mencapai 86 orang.

Advertisement
Editor : Adriyanto Syafril
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pemko Pariaman dan Baznas Serahkan Becak Motor untuk Pemulung

Pemko Pariaman dan Baznas Serahkan Becak Motor untuk Pemulung

Pemko Pariaman dan BAZNAS menyerahkan becak motor kepada pemulung untuk membantu kelancaran usaha, menambah kapasitas angkut, dan meningkat

65 Mahasiswa Pariaman Kuliah di Telkom University, 15 Orang Sudah Lulus

65 Mahasiswa Pariaman Kuliah di Telkom University, 15 Orang Sudah Lulus

Kerja sama Pemko Pariaman dan Telkom University berlanjut, membuka akses pendidikan tinggi dan beasiswa bagi putra-putri daerah melalui Saga

Wakil Wali Kota Pariaman Ikuti Rapat Pemulihan Fasilitas Kesehatan Pascabencana

Wakil Wali Kota Pariaman Ikuti Rapat Pemulihan Fasilitas Kesehatan Pascabencana

Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi mengikuti rapat rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas kesehatan pascabencana Sumatera secara daring.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer