Ketiganya adalah Afdhal Muhammad, Nasperi Anwar, dan M Naswir yang lolos setelah sidang pengajuan calon serta pengesahan tata tertib.
Pemilihan ketua umum dijadwalkan berlangsung melalui mekanisme voting pada Senin siang. Sebanyak 67 suara akan diperebutkan, terdiri dari 60 cabang dan 7 suara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW).
Sekitar 60 cabang hadir dalam forum tersebut. Peserta tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dari luar negeri seperti Sydney dan Melbourne, Australia.
Kehadiran cabang dari berbagai wilayah tersebut menegaskan posisi Sulit Air Sepakat sebagai organisasi perantau yang memiliki jaringan luas.
Sekretaris Jenderal SAS demisioner, Suhetris, menyebut Mubes kali ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi ke depan.
Diawali Seminar Isu Adat
Rangkaian Mubes SAS 2026 diawali dengan seminar yang mengangkat sejumlah isu strategis terkait adat dan masyarakat.
Topik yang dibahas antara lain hak perdata adat, tanah ulayat pusako tinggi, hingga sengketa batas nagari.
Seminar tersebut menghadirkan narasumber Dr. Charles Simabura, Irwan Samann Dt. Gampo Sinaro, serta Pelaksana Tugas Wali Nagari Sulit Air Ayanda Sandra. Diskusi dipandu oleh moderator Dr. Adiarrahman.
Dinamika Menguat di Sidang Organisasi
Suasana forum berubah ketika memasuki sidang organisasi. Dinamika diskusi meningkat dan perdebatan antar peserta menjadi lebih intens.
Forum yang sebelumnya diwarnai diskusi akademik kemudian beralih pada pembahasan kepemimpinan organisasi menjelang pemilihan ketua umum.
LPJ DPP SAS Diterima
Sidang laporan pertanggungjawaban (LPJ) DPP SAS periode 2022–2026 menjadi salah satu agenda penting dalam Mubes. Pembahasan berlangsung cukup alot sebelum akhirnya LPJ diterima oleh peserta sidang.
Keputusan tersebut sekaligus menetapkan kepengurusan lama dalam status demisioner. Dengan demikian, proses pemilihan ketua umum baru dapat dilanjutkan sesuai agenda sidang.
Lobi Dukungan Menguat
Menjelang pemungutan suara, komunikasi antar peserta semakin intens. Sejumlah kelompok peserta terlihat melakukan konsolidasi untuk memperkuat dukungan kepada kandidat masing-masing.
Peta dukungan terhadap tiga calon mulai terlihat. Pertarungan diperkirakan berlangsung ketat karena selisih suara diprediksi tidak terpaut jauh.
Pesan Ketua Umum Demisioner
Ketua Umum DPP SAS demisioner, Samsudin Mukhtar, menyampaikan apresiasi atas diterimanya laporan pertanggungjawaban kepemimpinannya.
Ia menyebut selama dua periode terakhir SAS terus berkembang sebagai organisasi perantau yang memberikan kontribusi sosial bagi anggotanya di berbagai daerah.
“Siapapun yang terpilih, harus mampu menjaga marwah organisasi dan memperkuat kolaborasi dan konsolidasi,” ujarnya.
Voting Dijadwalkan Pukul 14.00 WIB
Pemungutan suara untuk menentukan Ketua Umum DPP SAS periode berikutnya dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB.
Hasil voting akan menentukan kepemimpinan baru organisasi perantau tersebut serta arah gerak SAS dalam menjaga jaringan perantau dan kontribusinya bagi kampung halaman.(*)
Editor : Hendra Efison