“Harus kita tuntaskan di tahun 2023 ini, dan di tahun berikutnya menjurus pada kegiatan lainnya untuk mewujudkan Solsel terus menunjukkan kemajuan diberbagai sektor dan bidang pembangunan,” kata Bupati Solok Selatan, Khairunas, Rabu (11/1) di Padangaro.
Kemudian pembangunan, peningkatan, dan jalan serta jembatan di kawasan pertumbuhan dan penataan pusat Kabupaten Solok Selatan dengan anggaran sebesar Rp 58,4 miliar. Penataan tersebut dalam peningkatan perekonomian masyarakat sebagai bentuk jenis pembangunan strategis daerah yang harus dikebut.
“Termasuk pemeliharaan rutin dan berkala jalan dan jembatan dengan total anggaran Rp 2,6 miliar di 2023 ini,” terangnya.
Khairunas mengatakan, jenis kegiatan lainnya penyediaan sarana sistem drainase perkotaan dengan nilai anggaran sebesar Rp 5,4 miliar. Di samping itu juga dilakukan penganggaran untuk peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi Permukaan serta Pemeliharaan Bendung Irigasi dengan anggaran Rp 2,5 miliar.
“Jadi kegiatan pembangunan ini hingga 2024 akan terus dikebut, dalam merubah wajah Kabupaten Solok Selatan ke arah yang lebih berkemajuan,” jelasnya.
Termasuk pembangunan bangunan perkuatan tebing dan normalisasi atau restorasi sungai dalam rangka mitigasi kebencanaan dengan anggaran sebesar Rp 1,2 miliar. Hal ini dalam mengatasi persoalan meluapnya air sungai yang bisa memicu banjir di rumah penduduk, terutama yang berdekatan dengan sungai.
“Antisipasi ini sangat penting dilakukan, agar persoalan kebencanaan bisa diatasi. Kita berusaha untuk pencegahan ini, lewat legitimasi normalisasi sungai,” bebernya.
Juga pengadaan prasarana pendukung layanan terutama dalam hal penyediaan infrastruktur dan penanganan kebencanaan melalui pengadaan alat berat seperti ekskavator, motor grader, vibro roller, trado dan 3 unit dump truck dengan anggaran total Rp7,9 miliar.
Alat berat ini dalam membantu daerah untuk menghemat pengeluaran daerah untuk pembangunan fisik. “Satu contoh. Bila ditenderkan pembukaan jalan baru habiskan anggaran Rp10 miliar, jika dengan alat berat milik pemkab hanya gaji operator dan kernet serta bahan bakar minyak saja yang kita pikirkan,” jelasnya.
Tahun 2023 ini anggaran ganti ugi tanah untuk pembangunan fasilitas umum dan perkantoran dengan dengan toral anggaran Rp 10,5 miliar. Selain itu di tahun 2023 Solok Selatan ditunjuk menjadi tuan rumah MTQ Nasional tingkat Provinsi Sumbar dan tuan rumah grand final pemilihan duta wiisata tingkat Provinsi Sumbar.
“Peluang ini akan menjadi peluang bagi kita untuk mempromosikan Solok Selatan. Iven MTQ ini wajib sukses dan segala sesuatunya sudah mulai kita persiapkan,” tuturnya. (tno) Editor : Novitri Selvia