Langkah ini dilakukan untuk mencegah dan menghilangkan potensi gangguan keamanan, khususnya balap liar serta pertikaian antar kelompok remaja yang dinilai berisiko meresahkan warga.
KRYD dilaksanakan pada waktu dan lokasi yang dipandang rawan terhadap gangguan keamanan, meliputi jalan protokol, kompleks permukiman warga, serta titik-titik yang kerap menjadi tempat berkumpul generasi muda pada malam hari.
Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian melakukan patroli dengan pendekatan dialogis, memeriksa kendaraan bermotor, sekaligus menyampaikan imbauan kepada masyarakat dan pengguna jalan agar mematuhi peraturan lalu lintas serta menjaga ketertiban umum.
Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad yang diwakili Kabag Ops Kompol Milson Joni menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi ancaman keamanan.
“Balap liar dan tawuran bukan sekadar membahayakan pelakunya, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya serta ketertiban umum. Karenanya, Polres Solok Kota konsisten mengoperasikan KRYD sebagai langkah antisipatif,” ungkapnya.
Selain melakukan penindakan terhadap pelanggaran yang ditemukan di lapangan, petugas juga menerapkan pendekatan humanis dengan memberikan edukasi dan nasihat kepada remaja agar tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar ketentuan hukum.
Pendekatan tersebut dilakukan guna membangun kesadaran hukum sejak dini serta memperkuat peran keluarga dan lingkungan dalam mengawasi aktivitas generasi muda.
Kegiatan KRYD difokuskan pada upaya pencegahan agar potensi gangguan keamanan dapat ditekan sebelum berkembang menjadi peristiwa yang lebih besar dan berdampak luas terhadap masyarakat.
Dengan pelaksanaan rutin yang ditingkatkan ini, Polres Solok Kota berharap kondisi Kamtibnas di wilayah hukumnya tetap aman dan kondusif, sekaligus terbangun sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Program KRYD juga menjadi bagian dari komitmen kepolisian untuk memastikan ruang publik tetap tertib, terutama pada malam hari yang kerap dimanfaatkan untuk aktivitas berisiko seperti balap liar dan tawuran.
Melalui patroli terjadwal dan pengawasan intensif di titik-titik rawan, aparat berupaya meminimalkan potensi gangguan serta memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah hukum Polres Solok Kota.(*)
Editor : Hendra Efison