Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menko AHY Tinjau Jalan Putus Lembah Anai, Akses Ditargetkan Segera Tersambung

Heri Sugiarto
Penulis: Heri Sugiarto❯

Menko AHY meninjau jalur putus akibat banjir di Lembah Anai Tanahdatar, akses vital Sumbar–Riau ditargetkan segera tersambung sementara. (Foto: Prokopim Tanahdatar)
Menko AHY meninjau jalur putus akibat banjir di Lembah Anai Tanahdatar, akses vital Sumbar–Riau ditargetkan segera tersambung sementara. (Foto: Prokopim Tanahdatar)
PADEK.JAWAPOS.COM-Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono meninjau langsung kondisi jalan nasional yang terputus akibat banjir bandang di kawasan Lembah Anai, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanahdatar, Sumbar, Selasa (2/12).


Advertisement

Peninjauan dilakukan untuk memastikan percepatan penanganan akses yang terputus akibat bencana.

Setibanya di lokasi, AHY disambut langsung oleh Bupati Tanahdatar Eka Putra bersama Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Sumbar Kementerian PU Elsa Putra Friandi, Dandim 0307 TD, serta Kapolres Padangpanjang Kartyana Widiarso Wardoyo Putro. Sejumlah unsur terkait turut hadir dalam peninjauan tersebut.

Kawasan Lembah Anai diketahui menjadi salah satu titik terparah terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat. Putusnya jalan nasional di kawasan itu berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat dan distribusi logistik antardaerah.

Advertisement

AHY menyampaikan, jalur tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Sumatera Barat dengan Riau, sekaligus menjadi jalur utama transportasi masyarakat dan distribusi barang.

“Ketika jalan utama ini terputus, tentunya aktivitas ekonomi sangat terganggu dan bahkan lumpuh,” ujarnya di lokasi bencana.

Sebagai langkah awal, pemerintah menargetkan jalur tersebut dapat kembali tersambung secara temporer agar kendaraan tertentu sudah dapat melintas secara terbatas. AHY mengatakan, sejumlah alat berat telah dikerahkan untuk membuka kembali akses yang tertutup material banjir dan longsor.

Advertisement

“Kami memastikan berbagai upaya sedang dilakukan. Mohon berikan ruang bagi petugas yang bekerja di lapangan,” kata AHY.

Untuk sementara waktu, jalur akan dibuka hanya satu lajur dan digunakan secara bergantian.

Meski demikian, AHY menegaskan bahwa upaya rekonstruksi permanen tetap dipersiapkan secara paralel.

Menurutnya, pembangunan permanen membutuhkan waktu lebih lama dan biaya yang lebih besar dibandingkan pembukaan sementara.

“Yang namanya sementara tentu tidak seperti kondisi normal. Namun secara paralel kita mengusahakan yang permanen yang membutuhkan waktu lebih lama dan tentu biayanya lebih besar lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tanahdatar Eka Putra berharap kunjungan Menko Infrastruktur dapat mempercepat penanganan jalan nasional di kawasan Lembah Anai.

“Kami berharap kepada Bapak Menko jalan ini bisa segera dibangun kembali karena jalur ini menentukan pergerakan ekonomi masyarakat di dua provinsi,” katanya.(*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

BPJN Sumbar Minta Pemkab Solok Bersihkan Sampah di Sepanjang Jalan Nasional

BPJN Sumbar Minta Pemkab Solok Bersihkan Sampah di Sepanjang Jalan Nasional

BPJN Sumbar meminta Pemkab Solok membersihkan sampah di sepanjang jalan nasional karena dinilai mengganggu fungsi jalan, memicu banjir.

Tak Ada Kepastian Honor, Pengurus KDMP Syariah Simpuruik Pilih Mundur

Tak Ada Kepastian Honor, Pengurus KDMP Syariah Simpuruik Pilih Mundur

KDMP Syariah Simpuruik mandek setelah pengurus mundur karena beban kerja dan honor tidak pasti, sementara penjaringan pengurus baru belum

Remaja Tigo Jangko Didorong Jadi Pengguna AI Produktif, Bukan Sekadar Konsumen

Remaja Tigo Jangko Didorong Jadi Pengguna AI Produktif, Bukan Sekadar Konsumen

Remaja Tigo Jangko dibekali karakter, kepemimpinan, etika, dan kemampuan AI agar mampu menggunakan teknologi secara produktif untuk membangu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer