Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BI Sumbar Gelar DAUN Ramadhan Fest, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Suryani
Penulis: Suryani❯

Peserta lomba nasi goreng beras pulen yang digelar BI Sumbar di pelataran parkir BI Sumbar Minggu (8/2) sedang mempersiapkan bahan pembuat nasi goreng.
Peserta lomba nasi goreng beras pulen yang digelar BI Sumbar di pelataran parkir BI Sumbar Minggu (8/2) sedang mempersiapkan bahan pembuat nasi goreng.
PADEK.JAWAPOS.COM—Guna menggerakkan ekonomi Sumbar, Bank Indonesia Sumbar menggelar kegiatan DAUN Ramadhan Fest. Kegiatan ini bakal dilaksanakan selama bulan Ramadhan nanti.


Advertisement

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumbar Mohamad Abdul Majid Ikram mengatakan, program DAUN (Dari Nagari Untuk Negeri) Ramadhan Festival adalah dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriyah.

“Ada berbagai kegiatan yang pada intinya mendorong pertumbuhan ekonomi. Kami juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa harga beras lagi tinggi sehingga kalau bisa mengkonsumsi beras yang lebih murah,” katanya.

“Hari ini kami mengadakan lomba masak nasi goreng beras pulen yang harganya lebih terjangkau dibandingkan harga beras lokal  Sumatera Barat,” sambung Majid kepada wartawan usai pembukaan DAUN Ramadhan Fest di pelataran parkir Kantor Bank Indonesia Sumbar Jalan Sudirman, Minggu (8/2).

Advertisement

Selain itu, kata Majid, ada juga beberapa program yang akan dilaksanakan Bank Indonesia Sumbar dalam pekan ini. Yakni berupa  Sekolah Lapang melatih UMKM dan petani yang terdampak bencana Hidrometeorologi akhir November 2025 lalu agar bisa bangkit kembali.

“Insya Allah besok hari Senin sampai Selasa kami akan mengadakan Sekolah Lapang di Kabupaten Solok. Kami akan melatih para UKM dan petani yang terdampak bencana agar bisa bangkit  bercocok tanam kembali,” ujarnya.

Sebelumnya BI Sumbar juga sudah melaksanakan Sekolah Lapang di Kabupaten Agam dan Tanahdatar. Tak hanya itu, kata Majid, pihaknya dalam dua pekan ini juga melatih juru sembelih hewan (juleha) di Sumbar.

Advertisement

“Kami mendapat informasi masih banyak juru potong unggas, sapi maupun kambing yang belum memilki sertifikasi halal. Artinya mereka belum memotong secara halal. Kami akan melatih sekitar 20 orang lebih juru sembelih agar mereka memiliki kemampuan memotong secara halal,” ucapnya.

Program lainnya, lanjut Majid, adalah wakaf produktif yakni tanam pohon bersama pondok pesantren agar masyarakat cinta lingkungan dan mau berwakaf.

“Termasuk program generik yang dilakukan selama Ramadhan seperti penukaran uang, operasi pasar khusus komoditas yang berpotensi naik selama bulan Ramadhan,” pungkasnya.

Pembukaan Daun Ramadhan Fest kemarin juga dimeriahkan bazar UMKM binaan BI Sumbar, penukaran uang, edukasi seputar uang, bayar PBB dan SIM berhadiah dan lainnya. (eni)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, BAKOM RI: Investasi Jadi Mesin Baru Pertumbuhan

Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, BAKOM RI: Investasi Jadi Mesin Baru Pertumbuhan

BAKOM RI mengungkap pergeseran struktur ekonomi Indonesia. Investasi berperan lebih besar, sementara ekonomi kuartal II 2026 tumbuh 5,2%>

Ekonom Paramadina Sebut Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Semu, Rupiah dan APBN Mulai Tertekan

Ekonom Paramadina Sebut Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Semu, Rupiah dan APBN Mulai Tertekan

Ekonom Paramadina menilai pertumbuhan ekonomi 5,61 persen belum kuat karena rupiah melemah dan tekanan APBN semakin besar.

Ekonomi Melesat, Pengangguran malah Meningkat

Ekonomi Melesat, Pengangguran malah Meningkat

Pemprov Sumbar mengklaim ekonomi Sumbar kuartal I 2026 tumbuh 5,02 persen, melampaui prediksi Bank Indonesia dan capaian 2025.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer