Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Defri Mulyadi kembali Terpilih Jadi Ketua IJTI Sumbar Periode 2026-2030

Adetio Purtama
Penulis: Adetio Purtama❯
Defri Mulyadi kembali terpilih sebagai Ketua IJTI Pengda Sumbar periode 2026-2030 setelah meraih 38 suara dalam Musda V IJTI Sumbar, mengungguli Wahyudi Agus yang memperoleh 23 suara. (DOKUMENTASI IJTI SUMBAR)
Defri Mulyadi kembali terpilih sebagai Ketua IJTI Pengda Sumbar periode 2026-2030 setelah meraih 38 suara dalam Musda V IJTI Sumbar, mengungguli Wahyudi Agus yang memperoleh 23 suara. (DOKUMENTASI IJTI SUMBAR)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM-Defri Mulyadi kembali dipercaya memimpin Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Sumatera Barat (Pengda Sumbar) untuk periode 2026-2030. Dalam pemilihan yang berlangsung pada Musyawarah Daerah (Musda) V IJTI Pengda Sumbar, Sabtu (24/10/2026), Defri unggul atas Wahyudi Agus dengan perolehan 38 suara.

Pemilihan ketua organisasi profesi jurnalis televisi tersebut diikuti dua kandidat, yakni Defri Mulyadi dan Wahyudi Agus. Dari total 65 pemilih, sebanyak 62 orang menggunakan hak suara, dengan satu suara dinyatakan tidak sah.

Berdasarkan hasil penghitungan suara, Defri memperoleh 38 suara, sedangkan Wahyudi mengantongi 23 suara. Hasil tersebut memastikan Defri kembali memimpin IJTI Pengda Sumbar untuk empat tahun ke depan.

Pemilihan ini juga diwarnai dinamika dalam proses penjaringan kandidat. Sebelum dua nama tersebut bersaing dalam pemungutan suara, sejumlah nama sempat mengemuka sebagai calon ketua, termasuk Sekretaris IJTI Sumbar periode 2022–2026, Rio Johanes.

Rio sebelumnya disebut-sebut berpeluang menjadi penantang baru dalam perebutan kursi ketua. Namun, ia justru mengundurkan diri ketika hendak menyampaikan visi dan misi. Dengan demikian, persaingan dalam pemilihan ketua akhirnya berlangsung antara Defri dan Wahyudi.

Advertisement

Setelah hasil pemilihan diumumkan, Defri menyampaikan pidato pertamanya sebagai ketua terpilih. Ia menekankan bahwa hasil Musda bukan semata-mata persoalan kemenangan salah satu kandidat, melainkan kepercayaan yang harus dijalankan bersama untuk membawa organisasi menjadi lebih baik.

"Ini adalah kepercayaan, tidak ada yang menang dan kalah, karena musda sudah disiapkan dengan baik, karena kegiatan masih ada dan berjalan," katanya.

Hal tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Imung tersebut setelah proses pemilihan yang menentukan kepemimpinan IJTI Pengda Sumbar periode 2026-2030.

Dirinya mengajak seluruh peserta memandang hasil pemilihan sebagai bagian dari upaya bersama untuk memperkuat organisasi profesi jurnalis televisi di Sumbar.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan dalam Musda tidak semestinya hanya dikaitkan dengan kandidat yang memperoleh suara terbanyak.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Musda V IJTI Sumbar, Jurnalis Televisi Diingatkan Utamakan Akurasi dan Empati

Musda V IJTI Sumbar, Jurnalis Televisi Diingatkan Utamakan Akurasi dan Empati

KPID Sumbar memperkuat etika jurnalis televisi melalui Bimtek P3SPS untuk memastikan peliputan bencana akurat, humanis.

Musda V IJTI Sumbar Bahas Peran CSR dalam Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi

Musda V IJTI Sumbar Bahas Peran CSR dalam Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi

Musda V IJTI Sumbar di Padang membahas peran CSR perusahaan dalam penanggulangan bencana hidrometeorologi, pemulihan pascabencana.

IJTI Sumbar Gelar Musda V di Padang, Perkuat Peran Jurnalis dalam Komunikasi Kebencanaan

IJTI Sumbar Gelar Musda V di Padang, Perkuat Peran Jurnalis dalam Komunikasi Kebencanaan

Musda V IJTI Sumbar pada 23–25 Oktober 2026 di Padang membahas peran jurnalis televisi dalam komunikasi kebencanaan, mitigasi risiko.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer