Ketua JPS Adrian Tuswandi menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan ini digelar tepat tiga bulan pascabencana banjir bandang yang melanda tiga provinsi, termasuk sejumlah daerah di Sumbar.
"Kegiatan ini menjadi bentuk Bhakti untuk Negeri, sekaligus momentum refleksi dan doa bersama untuk para korban bencana," ujar Adrian.
Menurutnya, para penerima Anugerah Medal of Honor dipilih berdasarkan pengamatan langsung, konsistensi aksi lapangan, serta rekam jejak digital terkait kepedulian terhadap penanganan bencana sejak masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan.
Ia menjelaskan bahwa tim perumus awalnya menghimpun sekitar 110 nama tokoh dan lembaga melalui penelusuran mesin pencari dan pemantauan pemberitaan.
"Proses penilaian dilakukan secara maraton hingga ditetapkan 12 tokoh dan 12 lembaga yang dinilai paling layak menerima penghargaan," tambahnya.
Ketua Panitia Pelantikan Almudazir menyebut pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum pengabdian JPS kepada masyarakat.
Ia menyampaikan hal itu didampingi Penasihat JPS Sumbar Novianto Ucok serta puluhan anggota JPS dari berbagai media.
Panitia menegaskan seluruh rangkaian kegiatan masih bersifat tentatif dan terus dimatangkan menjelang pelaksanaan.
Kegiatan ini diharapkan memperkuat peran media dalam pembangunan daerah sekaligus meningkatkan sinergi antara pers, pemerintah, dan masyarakat.
Daftar calon penerima Medal of Honor JPS Bakti untuk Negeri meliputi tokoh: Dony Oskaria, Andre Rosiade, Zigo Rolanda, Vasko Ruseimy, Sonny Affandi, Ferry Irwandi, Maigus Nasir, Rahmat Saleh, Harneli Bahar, Nevi Zuairina, Nurhayati Subakat, dan Raffi Ahmad.
Kategori lembaga terdiri dari: Pertamina Patra Niaga Area Sumbar, Hutama Karya, Angkasa Pura II - BIM, PT Semen Padang, Bank Negara Indonesia, Bank Nagari, Nindya Karya, Kementerian Perhubungan, IKM, Polda Sumatera Barat, BP BUMN, dan Kodam I Bukit Barisan/Tuanku Imam Bonjol.(*)
Editor : Heri Sugiarto