Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

BPBD Padang Imbau Wisatawan Waspada Saat Berkunjung ke Pantai

Suyudi Adri Pratama • Selasa, 17 Maret 2026 | 20:00 WIB

BPBD mengimbau wisatawan meningkatkan kewaspadaan di kawasan pantai saat libur Lebaran 2026, terutama dalam mengawasi anak-anak.
BPBD mengimbau wisatawan meningkatkan kewaspadaan di kawasan pantai saat libur Lebaran 2026, terutama dalam mengawasi anak-anak.
PADEK.JAWAPOS.COM–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengimbau masyarakat, khususnya wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata alam, untuk meningkatkan kewaspadaan menjelang libur Lebaran 2026.

Imbauan ini difokuskan pada pengawasan anak-anak saat beraktivitas di kawasan pantai guna mencegah risiko kecelakaan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan momen libur Lebaran biasanya diikuti dengan meningkatnya kunjungan wisata ke sejumlah destinasi di Kota Padang, terutama kawasan pantai.

“Biasanya saat Lebaran banyak orang tua membawa anak-anak ke pantai untuk mandi-mandi. Kami ingatkan jangan lengah, jangan biarkan anak mandi sendirian,” ujar Hendri Zulviton, Selasa (18/3/2026).

Pengawasan Anak Harus Ditingkatkan

Hendri menegaskan bahwa kelengahan orang tua menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan di kawasan wisata, termasuk kasus anak tenggelam di pantai.

Karena itu, pengawasan yang ketat terhadap anak-anak sangat diperlukan selama berada di lokasi wisata.

Selain pengawasan terhadap anak, BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi cuaca serta gelombang laut sebelum melakukan aktivitas di pantai.

Jika kondisi gelombang sedang tinggi, pengunjung diminta untuk tidak berenang demi menghindari potensi bahaya.

“Kalau gelombang besar, sebaiknya tidak mandi di laut. Keselamatan harus diutamakan,” tegasnya.

Hindari Aktivitas Mandi Hingga Sore

BPBD Kota Padang juga mengingatkan agar aktivitas mandi di pantai tidak dilakukan hingga sore atau menjelang malam hari.

Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko yang dapat meningkat ketika pengawasan berkurang serta kondisi alam yang mulai berubah.

“Kami sarankan jangan mandi lagi setelah pukul 18.00 WIB. Itu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tambah Hendri.

Layanan Darurat dan Personel Disiagakan

Dalam kondisi darurat, masyarakat diminta segera menghubungi layanan darurat Kota Padang melalui Padang Command Center 112.

Layanan ini disiapkan untuk memberikan respons cepat apabila terjadi kejadian darurat di lapangan.

Sebagai bagian dari kesiapsiagaan selama libur Lebaran, BPBD Kota Padang juga telah menyiagakan personel di berbagai titik.

Pengamanan tersebut menjadi bagian dari dukungan dalam Operasi Ketupat guna memastikan keamanan masyarakat selama periode libur panjang.

“Kami tetap standby, personel disiagakan, termasuk melalui pos siaga bencana di tingkat kecamatan dan kelurahan,” jelas Hendri.

Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk memastikan pengawasan di kawasan wisata berjalan optimal.

Di akhir imbauannya, Hendri meminta masyarakat, terutama wisatawan dari luar daerah, untuk tetap berhati-hati saat berkunjung ke kawasan wisata di Kota Padang.

“Silakan berwisata, tapi tetap utamakan keselamatan dan jangan lengah, terutama dalam mengawasi anak-anak,” tutupnya.(*)

Editor : Hendra Efison
#wisata pantai Padang #imbauan keselamatan pantai #libur Lebaran Padang