
Pembangunan Fly Over Sitinjalauik meski sempat terseok karena kendala pembebasan lahan, namun terus berjalan. Kini progresnya sudah mencapai 16,4 persen.
Progres ini meliputi pemasangan girder (balok utama penopang jembatan) di Jembatan 1, yang merupakan tahapan krusial dalam pembentukan struktur atas jembatan.
Tim konstruksi juga telah menyelesaikan pemasangan girder pada beberapa bentang, sehingga struktur utama jembatan secara bertahap mulai terbentuk.
Selanjutnya pemasangan tulangan besi, pemasangan cetakan (bekisting), serta pengecoran pada bagian penghubung antar girder sebagai persiapan menuju pengecoran lantai jembatan.
Sedangkan pembebasan lahan masih terus berjalan. saat ini tersisa sekitar 5 bidang lahan masyarakat dengan luas ±0,07 hektare.
Ke-2 bidang sudah didaftarkan konsinyasi ke PN Padang dan menunggu jadwal penawaran dari PN Padang, serta 3 bidang masih dalam proses tindak lanjut oleh Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sumatera Barat sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Diharap tidak ada lagi kendala yang membuat proyek terhenti.
Fly Over Sitinjaulauik sudah lama didambakan pembangunannya. Jika proyek ini selasai maka konektivitas Padang-Solok dan sekitarnya akan semakin lancar.
Jalur dengan tikungan ekstrem dan rawan kecelakaan yang ada kini bakal tergantikan fly over. Ini tentu akan sangat memudahkan distribusi barang antardaerah, Memperlancar akses wisatawan ke Kabupaten Solok.
Kabupaten Solok merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Sumbar. Daerah berhawa sejuk ini memiliki objek wisata alam yang mempesona. Sebut saja kebun teh, danau Singkarak, Danau di Ateh Danau di Bawah dan lainnya.
Karena ekstremnya medan, apalagi ketika musim hujan membuat perjalanan jadi mencekam. Ancaman longsor kerap membuat pengendara jadi bertaruh nyawa.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


