
Warga Indonesia tidak akan bisa tidur nyenyak apabila tak membayar pajak. Petugas pajak kini mengejar wajib pajak sampai ke pintu rumah.
Baik pajak usaha maupun pajak pribadi. Jika sebelumnya hanya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang petugasnya door to door, kini pajak kendaraan pun ditagih sampai ke rumah.
Nunggak pajak motor lebih dari satu tahun, petugas datang ke rumah wajib pajak. Mengkonfirmasi pembayaran disertai dengan sanksi karena menunggak.
Beredar kabar sepeda pun bakal dikenakan pajak. Termasuk televisi. Mungkin nantinya semua barang dan jasa akan kena pajak.
Karena negara butuh uang banyak. Tidak hanya untuk membangun. Tapi juga untuk membayar gaji pejabat, ASN, guru dan keluarganya.
Demi untuk mereka bisa hidup senang dan sejahtera, rakyat harus menyumbang. Walau terkadang hanya untuk ambil absen pagi, ngopi, lalu sore ambil absen lagi lantas pulang tidur nyenyak.
Hidup mereka tetap santai sampai tutup usia karena ada uang pensiun berasal dari pajak rakyat.
Nah, bagi pejabat atau aparat nekat, berani menggarong uang rakyat. Jumlahnya hingga triliunan rupiah.
Persetan dengan rakyat yang hidup miskin. Itu urusan mereka. Sayang kalau ada kesempatan dilewatkan. Kapan lagi bergelimang harta dan kemewahan. Mungkin seperti itu cara berpikir pelaku korupsi.
Walau upaya pemberantasan korupsi tetap dilakukan. Bukannya berkurang malah makin menjadi-jadi. Seperti negara milik mereka saja, rakyat hanya alat untuk mencapai tujuan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

