PADEK.JAWAPOS.COM - Mengantar jenazah ke pemakaman adalah salah satu ibadah yang mulia dalam Islam. Aktivitas ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum, tetapi juga merupakan cermin dari rasa kemanusiaan, solidaritas, dan ketaatan kepada Allah SWT. Dikutip dari situs Al Azhar Memorial Garden, ada beberapa adab yang harus diperhatikan agar prosesi tersebut berjalan dengan hikmat dan sesuai dengan tuntunan agama.
- Niat yang Ikhlas
Mengantar jenazah ke pemakaman harus dimulai dengan niat yang ikhlas semata-mata karena Allah SWT. Niat ini penting agar seluruh amal yang dilakukan mendapatkan pahala di sisi-Nya. Ketika seseorang berniat untuk mengikuti prosesi pemakaman, hendaknya ia meluruskan niatnya untuk beribadah, bukan untuk menunjukkan eksistensi diri atau alasan-alasan duniawi lainnya.
- Berpakaian Sopan dan Menjaga Sikap
Ketika mengikuti prosesi pemakaman, penting untuk berpakaian sopan dan sesuai dengan tata krama Islam. Hindari pakaian yang mencolok atau berlebihan. Selain itu, sikap dan perilaku selama prosesi harus dijaga. Hendaknya bersikap tenang, penuh hormat, dan menghindari pembicaraan yang tidak perlu atau hal-hal yang dapat mengganggu kekhusyukan suasana.
- Mengingat Kematian
Salah satu hikmah dari mengikuti prosesi pemakaman adalah untuk mengingatkan kita akan kematian yang pasti akan datang kepada setiap manusia. Rasulullah SAW bersabda, "Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan, yaitu kematian." (HR. Tirmidzi). Dengan mengingat kematian, diharapkan kita menjadi lebih sadar dan bersiap untuk memperbaiki amal ibadah kita selama hidup di dunia.
- Membaca Doa dan Istighfar
Selama perjalanan menuju pemakaman, sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa dan istighfar untuk almarhum. Doa yang tulus dan ikhlas dari orang-orang yang mengiringi jenazah akan menjadi bekal yang berharga bagi almarhum di alam barzakh. Selain itu, membaca ayat-ayat Al-Qur'an juga dianjurkan untuk menambah keberkahan.
- Membantu Membawa Keranda
Membantu membawa keranda jenazah adalah salah satu bentuk penghormatan dan juga amal kebaikan. Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang mengantar jenazah sampai disholatkan maka baginya satu qirath. Dan barangsiapa yang mengantarnya sampai dikuburkan maka baginya dua qirath." (HR. Bukhari). Hadis ini menunjukkan betapa besar pahala yang diperoleh bagi mereka yang ikut serta dalam prosesi pemakaman hingga jenazah dikuburkan.
- Menjaga Keheningan dan Kehusukan
Selama prosesi pemakaman, hendaknya menjaga keheningan dan tidak melakukan hal-hal yang dapat mengganggu kekhusyukan. Hal ini termasuk menghindari percakapan yang tidak perlu, tidak berteriak-teriak, dan tidak melakukan aktivitas yang tidak relevan dengan pemakaman. Keheningan ini juga sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum dan keluarga yang ditinggalkan.
- Menghormati Keluarga Almarhum
Selain menghormati jenazah, menghormati keluarga almarhum juga merupakan adab yang penting. Ucapan belasungkawa yang tulus, serta dukungan moril dan spiritual kepada keluarga yang ditinggalkan, sangat berarti bagi mereka yang sedang berduka. Sikap empati dan simpati harus selalu ditunjukkan untuk memberikan ketenangan dan mengurangi beban kesedihan mereka.
- Mengikuti Tuntunan dalam Penguburan
Setelah sampai di pemakaman, prosesi penguburan hendaknya dilakukan sesuai dengan tuntunan yang telah diajarkan dalam Islam. Mulai dari menempatkan jenazah di liang lahad dengan cara yang benar, hingga membaca doa-doa yang disyariatkan. Semua dilakukan dengan penuh kesadaran bahwa ini adalah bagian dari ibadah kepada Allah SWT.
Penutup
Adab mengantar jenazah ke pemakaman adalah cerminan dari keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Dengan mengikuti adab-adab ini, kita tidak hanya menghormati jenazah dan keluarganya, tetapi juga mendapatkan pahala dan keberkahan dari Allah SWT. Semoga kita selalu diberikan kemudahan dan kekuatan untuk menjalankan ibadah ini dengan sebaik-baiknya. Amin. (*)
Editor : Tandri Eka Putra