Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Sumbar Raih Dua Penghargaan Digital Governance, Jadi Yang Terhebat di Pulau Sumatera

Novitri Selvia • Rabu, 18 Oktober 2023 | 10:14 WIB
TANDA DIMULAI: Pembukaan MTQ VI Korpri Nasional ditandai dengan pemukulan gandang tambua oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, bersama Mendagri Tito Karnavian, wagub, ketua DPRD dan tamu VIP lainnya, kemarin.(DEWI FATIMAH/PADEK)
TANDA DIMULAI: Pembukaan MTQ VI Korpri Nasional ditandai dengan pemukulan gandang tambua oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, bersama Mendagri Tito Karnavian, wagub, ketua DPRD dan tamu VIP lainnya, kemarin.(DEWI FATIMAH/PADEK)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar mendapatkan dua penghargaan sekaligus dari Kementerian Kominfo RI. Penghargaan tersebut diberikan atas andil Pemprov Sumbar mewujudkan pemerintahan berbasis elektronik melalui pemanfaatan layanan jaringan intra pemerintah dan pemanfaatan layanan mail multidomain.

Penghargaan ini diserahkan Wakil Menteri Kominfo RI Nezar Patria dan Dirjen Aplikasi Informatika Samuel Abrijani kepada Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, pada rapat koordinasi nasional Kementerian Kominfo yang mengangkat tema “Kolaborasi Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik” di Jakarta, Selasa (17/10).

Nezar Patria mengatakan, dengan adanya penguatan integrasi dan interoperabilitas arsitektur sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) nasional, akan menambah kekuatan dalam percepatan mewujudkan SPBE di Indonesia. Dalam pelaksanaannya SPBE harus mengacu pada keterpaduan, kesinambungan, efektivitas dan interoperabilitas.

“Akselerasi Implementasi SPBE dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, meniadakan kepentingan sektoral dan memastikan kapasitas SDM dalam partisipasi,” ujar Nezar.

Mahyeldi Ansharullah menyampaikan komitmen Provinsi Sumatera Barat untuk mewujudkan pemerintah digital, tidak hanya ke pusat, tapi terhubung terhubung hingga ke tingkat Nagari.

“Implementasi teknologi adalah suatu kemestian yang harus kita wujudkan menuju Indonesia Emas 2045. Untuk mewujudkan hal itu komitmen pemerintah daerah, ketersediaan jaringan dan SDM perlu menjadi perhatian,” ungkapnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumbar Siti Aisyah menambahkan, dua penghargaan sekaligus yang diterima Pemprov Sumbar dari Kementerian Kominfo RI, merupakan hasil kerja keras semua ASN dan OPD yang telah berusaha semaksimal mungkin menjalankan Good Governance berbasis digital di Sumatra Barat.

“Kita sudah menjalankan jaringan data tertutup antara pemerintah pusat dengan daerah, Provinsi dengan OPD serta dengan beberapa Kabupaten Kota. Semuanya telah kita lakukan dan telah dinilai,” ujarnya, Selasa (17/10).

Langkah itu pun, lanjut Siti Aisyah, didukung dengan optimalisasi pemanfaatan fasilitas Pusat Data Nasional (PDN) di lingkungan Pemprov Sumbar. Langkah itu bertujuan untuk memastikan seluruh data pemerintahan terhubung dan aman sesuai prinsip satu data.

“Indeks literasi digital masyarakat Sumbar juga meningkat dan bahkan telah lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Di Pulau Sumatra, Sumbar adalah yang tertinggi,” jelasnya.

Lanjut dia, jika pada tahun sebelumnya penghargaan tersebut kerap kali disabet Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat, maka pada tahun ini Sumbar berhasil menjadi satu-satunya daerah yang menerima dua penghargaan sekaligus dari Kemenkominfo RI.

“Di Pulau Sumatera kita cukup diperhitungkan. Ini semua berkat kerja keras semua pihak. Sesuai arahan gubernur, kita mesti terus berinovasi untuk mewujudkan pemerintahan berbasis digital yang efisien, transparan dan aman,” pungkasnya. (adv) Editor : Novitri Selvia
#pemprov sumbar #Digital Governance #Dinas Komunikasi dan Informatika Sumbar #siti aisyah