Komplotan spesialis pencuri sepeda motor itu berhasil membawa kabur dua unit sepeda motor yang terparkir di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Agam.
“Dua motor raib dibawa pelaku, pertama motor Honda Beat milik pegawai Disdukcapil Agam. Laporan yang sama juga kami terima dari inspektorat Agam dengan jenis motor Honda Supra X125 CC,” ujar Kepala Disdukcapil Agam, Helton membenarkan adanya aksi pencurian yang mengincar sepeda motor yang tengah terparkir di kantor-kantor dinas itu.
Aksi curanmor itu lanjutnya, berhasil terekam kamera CCTV yang terpasang di kantor pelayanan Disdukcapil. Hal itu diketahui setelah korban pemilik motor bernama Novi, pegawai Disdukcapil Agam tidak lagi mendapati motornya terparkir di kantor tersebut.
Berdasarkan hasil dari rekaman CCTV milik kantor pelayanan, aksi pencurian itu terjadi sekitar pukul 12.15. Komplotan maling beraksi dengan menggunakan satu unit mini bus jenis Toyota Avanza dan menjadi eksekutor satu orang.
Dilihat dari caranya beraksi, para pelaku diduga merupakan komplotan spesialis curanmor. Terutama sang eksekutor yang beraksi dengan cukup santai, cepat dan berani. “Aksi serupa juga terlihat dari rekaman kamera pengawas di Kantor Bappeda. Eksekutor merupakan orang yang sama setelah melihat pakaian yang digunakan pelaku,” katanya.
Pihaknya kata Helton, sudah melaporkan peristiwa pencurian itu ke Polres Agam guna ditindaklanjuti. Ia mengimbau petugas dan masyarakat yang melakukan pelayanan di Disdukcapil untuk lebih waspada ke depannya.
“Begitu juga di kantor-kantor dinas lainnya, usahakan mengunci stang motor dan meletakkan di tempat yang mudah terlihat,” tutupnya. (ptr) Editor : Novitri Selvia