PADEK.JAWAPOS.COM-Pemerintah Kabupaten Agam membuka sebanyak 270 formasi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun ini. Ratusan formasi ini diperuntukkan bagi tenaga guru, kesehatan dan teknis.
“Tahun ini, Kabupaten Agam akan membuka formasi PPPK sebanyak 270 posisi bagi para non ASN. Diperuntukkan bagi guru 50 formasi, tenaga kesehatan 15 formasi dan teknis 205 formasi,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Agam, Rahmi Artati.
Hal itu disampaikan Rahmi saat mewakili Bupati Agam memimpin apel gabungan pegawai di lapangan Kantor Bupati Agam di Lubukbasung, Senin (2/9). Apel ini dihadiri oleh seluruh pegawai dan pejabat dari berbagai instansi pemerintah daerah setempat.
Untuk jadwal pendaftaran, lanjut Rahmi, pihaknya masih menunggu penetapan atau keputusan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Disebutkan, rekrutmen PPPK ini akan ditempatkan di seluruh instansi yang ada di Agam.
“Untuk tingkat pendidikan pada tahun ini kita juga membuka untuk SMA sederajat yang nantinya akan kita sesuaikan dengan jabatan yang dilamar, juga ada untuk D4 dan SLTA untuk seluruh jurusan,” katanya.
Dijelaskan, ini juga dalam rangka mengakomodir para pekerja yang tidak relevan antara pekerjaan yang dikerjakan saat ini dengan pendidikannya.
“Namun kita memberikan kesempatan untuk jurusan-jurusan tertentu itu bisa mengakomodir seluruh jurusan baik D4 maupun S1 bisa mendapatkan kesempatan mengikuti Tes PPPK,” katanya.
Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa adanya persyaratan khusus bagi pelamar yakni yang telah bekerja selama 2 tahun berturut-turut di instansi yang sama. Kemudian, sesuai arahan Kemenpan, kata Rahmi, bagi pelamar yang mengikuti seleksi namun belum lulus, akan di pertimbangkan untuk menjadi PPPK paruh waktu.
“PPPK paruh waktu ini berasal dari non ASN yang mengikuti seleksi namun tidak lulus, maka akan di pertimbangkan untuk menjadi PPPK paruh waktu. Namun, untuk PPPK paruh waktu ini masih menunggu arahan lebih lanjut dari Menpan,” pungkas Rahmi. (ptr)
Editor : Novitri Selvia