Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Asisten Bupati Tinjau Pembangunan Rumah Relokasi Korban Banjir Bandang Agam

Hendra Efison • Kamis, 5 September 2024 | 22:42 WIB

Photo
Photo
PADEK.JAWAPOS.COM—Pemerintah Kabupaten Agam bergerak cepat dalam merespons dampak bencana banjir lahar dingin dan banjir bandang dengan membangun 80 unit rumah relokasi kolektif bagi warga yang terdampak.

Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menyediakan hunian yang layak dan aman bagi korban yang hingga kini belum memiliki tempat tinggal tetap.

Rumah-rumah tersebut didirikan di atas lahan seluas 1,47 hektare, yang merupakan aset Pemerintah Kabupaten Agam. Lokasi yang dipilih di Talago, Jorong Surabayo, Kecamatan Lubuk Basung ini dianggap strategis karena berada jauh dari zona rawan bencana.

Proyek ini dilaksanakan oleh PT Brantas Abipraya sebagai kontraktor pelaksana, dengan PT Indah Karya bertindak sebagai konsultan pengawas.

Bupati Agam diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, Ir Jetson MT, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan, Rabu (4/9).

Hal ini sebagai bentuk komitmen Pemkab Agam dalam memastikan proyek berjalan sesuai standar, serta memberikan dukungan penuh kepada tim yang terlibat.

Peninjauan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Tim Pulau Sumatera Subdit Wilayah I Direktorat Rumah Khusus, Oki Riantono ST, dan PPK Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Sumatera Barat, Riky Hidayat ST, yang memastikan bahwa proses pembangunan berjalan sesuai regulasi.

“Kami memberikan dukungan penuh dalam proses percepatan pembangunan rumah relokasi bagi korban banjir bandang. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Melihat progres yang ada, kami optimistis target penyelesaian dapat tercapai,” ujar Jetson.

Proyek ini ditargetkan selesai dalam waktu yang relatif singkat, dengan harapan warga yang kehilangan tempat tinggal dapat menempati rumah-rumah tersebut pada awal 2025.

Selain pembangunan hunian, proyek ini juga mencakup fasilitas pendukung di antaranya adalah mushala, posyandu, serta akses jalan yang memadai.

Proyek ini juga mencakup pembangunan drainase, pengadaan air bersih, sistem pengolahan sampah, pemasangan jaringan listrik, dan lampu penerangan jalan untuk kenyamanan warga. (*)

Editor : Hendra Efison
#relokasi korban banjir bandang #Satker Penyediaan Perumahan #PT Indah Karya #Jorong Surabayo #PT Brantas Abipraya #Direktorat Rumah Khusus #Kecamatan Lubuk Basung