Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Agam Kirim 51 Usulan Perbaikan DI ke Pusat

Putra Susanto • Kamis, 17 April 2025 | 14:45 WIB

KETAHANAN PANGAN: Bupati Agam Benni Warlis saat menyampaikan proposal usulan perbaikan irigasi kepada Kepala Subdirektorat Wilayah 1 Ditjen SDA Kementerian PUPR, Tesar Hidayat Musouwir.(PEMKAB AGAM)
KETAHANAN PANGAN: Bupati Agam Benni Warlis saat menyampaikan proposal usulan perbaikan irigasi kepada Kepala Subdirektorat Wilayah 1 Ditjen SDA Kementerian PUPR, Tesar Hidayat Musouwir.(PEMKAB AGAM)

PADEK.JAWAPOS.COM-Pemerintah Kabupaten Agam mengirimkan 51 usulan perbaikan daerah irigasi (DI) ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Rabu (16/4). Perbaikan irigasi tersebut dinilai sangat vital dalam mendukung program peningkatan ketahanan pangan di daerah.

Proposal usulan tersebut disampaikan langsung Bupati Agam Benni Warlis Dt Tan Batuah kepada Kepala Subdirektorat Wilayah 1 Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Tesar Hidayat Musouwir, di Jakarta.

“Hari ini (kemarin, red), Pemkab Agam telah mengajukan sejumlah usulan prioritas yang disambut baik oleh Ditjen SDA Kementerian PUPR. Termasuk membahas program irigasi guna mendukung pengairan lahan pertanian di Kabupaten Agam,” kata Benni Warlis.

Ia membeberkan, dalam pertemuan tersebut pihaknya membahas penguatan sistem irigasi bersama Ditjen SDA.

Hasilnya dinilai sangat positif menyusul pada akhir April ini, akan diluncurkan sebuah aplikasi yang memungkinkan pemerintah daerah untuk menginput seluruh DI yang memerlukan perbaikan, tanpa memandang apakah itu tanggung jawab kabupaten, provinsi, maupun pusat. Semua akan diverifikasi langsung oleh balai dan ditindaklanjuti.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Agam mengajukan 51 usulan DI untuk diverifikasi. Usulan tersebut, kata Benni, nantinya akan diseleksi kembali untuk menentukan prioritas yang dapat dilaksanakan melalui perubahan anggaran 2025.

“Kita akan fokus pada prioritas yang bisa segera dikerjakan. Harapannya, dengan perbaikan sistem irigasi ini, lahan sawah yang selama ini hanya mengandalkan air hujan bisa berubah menjadi sawah irigasi dengan pola tanam dua hingga dua setengah kali dalam setahun,” ujarnya.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Agam dalam menjaga ketersediaan pangan di tengah tantangan perubahan iklim dan ketergantungan terhadap air hujan. (ptr)

Editor : Novitri Selvia
#perbaikan irigasi #Benni Warlis #Daerah Irigasi #pemkab agam