Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dorong Masjid jadi Pusat Peradaban Umat

Putra Susanto • Senin, 1 September 2025 | 13:15 WIB

KEAGAMAAN: Kadis DPMN Agam Handria Asmi memberi arahan saat membuka Musda ke-V Pimpinan Daerah DMI Agam, di aula Bappeda, Lubukbasung, Sabtu (30/8).
KEAGAMAAN: Kadis DPMN Agam Handria Asmi memberi arahan saat membuka Musda ke-V Pimpinan Daerah DMI Agam, di aula Bappeda, Lubukbasung, Sabtu (30/8).

PADEK.JAWAPOS.COM-Pemerintah Kabupaten Agam mendorong masjid berperan lebih besar, bukan sekadar sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat peradaban yang menggerakkan kemajuan nagari.

Dorongan itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Handria Asmi saat mewakili Bupati Agam membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-V Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Agam, di aula Bappeda, Lubukbasung, Sabtu (30/8).

Handria menegaskan pentingnya Musda DMI sebagai momentum merumuskan langkah-langkah konkret memperkokoh fungsi masjid di tengah masyarakat. Muaranya diharapkan menghasilkan program kerja yang terarah, terutama menyentuh kebutuhan umat.

“Kita berharap Musda ini menghasilkan program kerja yang terarah, menyentuh kebutuhan umat, serta memperkuat peran masjid, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, penguatan iman, pembinaan umat, hingga penggerak ekonomi nagari,” ujarnya.

Handria juga memperkenalkan dua program unggulan daerah berbasis pemberdayaan masjid, yakni Bangkik dari Surau dan Nagari Creative Hub.

Keduanya dirancang menjadikan masjid bukan hanya simbol keagamaan, tetapi juga pusat lahirnya generasi Qurani dan penggerak ekonomi kreatif masyarakat.

“Melalui Bangkik dari Surau kita hidupkan kembali nilai pendidikan karakter, akhlakul karimah, dan semangat gotong royong. Sedangkan Nagari Creative Hub memacu masjid menjadi ruang inovasi, mulai dari digitalisasi dakwah, pelatihan UMKM, literasi Al Quran, hingga pengembangan seni Islami dan teknologi tepat guna,” jelas Handria.

Ia memberikan apresiasi kepada DMI Agam atas perannya membina pengurus masjid, menggerakkan syiar Islam, dan menjaga ukhuwah di tengah masyarakat.

Ia berharap Musda kali ini melahirkan kepengurusan yang amanah, program kerja yang visioner, serta semangat baru dalam memakmurkan masjid.

“Momentum Musda ini harus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DMI, dan seluruh komponen masyarakat dalam membangun Agam yang maju, berdaya saing, dan religius,” tutupnya.

Musda turut dihadiri anggota DPRD Agam Nofia Novel, Sekretaris PW DMI Sumbar M. Ridha Ruslan, Ketua DMI Agam Syahmendra Putra Dt Mulia Basa, Kasi Bimas Kemenag Agam Kamiri, serta Direktur Cabang Bank Nagari Lubukbasung Helfi Yanrika. (ptr)

Editor : Novitri Selvia
#Musda #Handria Asmi #DPMN Agam #DPRD Agam