Peristiwa ini menyebabkan akses transportasi utama di wilayah tersebut lumpuh total.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam, Roza Syafdefianti, mengatakan kejadian terjadi sekitar pukul 14.11 WIB.
Pemerintah daerah saat ini fokus melakukan koordinasi lintas sektoral untuk mempercepat penanganan di lapangan.
“Tim di lapangan sedang melakukan pembersihan material di area terdampak. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengutamakan keselamatan,” ujar Roza.
Luapan air bercampur material longsor memicu penutupan sementara jalur utama Lubukbasung–Maninjau–Bukittinggi.
Langkah ini diambil oleh Satuan Lalu Lintas Polres Agam demi keselamatan pengguna jalan.
Kasat Lantas Polres Agam, AKP Irawady, menjelaskan kondisi jalan tidak memungkinkan untuk dilalui kendaraan.
Tumpukan lumpur tebal serta material kayu menutup badan jalan di kawasan Muaro Pisang.
“Untuk sementara, jalur kami tutup total karena kondisi jalan dipenuhi lumpur dan material kayu. Alat berat sudah berada di lokasi dan sedang bekerja membersihkan material agar akses dapat segera dibuka kembali,” jelas AKP Irawady, Kamis sore.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa akibat banjir bandang dan longsor tersebut.
Personel gabungan dari berbagai instansi masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi potensi banjir susulan dan longsor lanjutan. (CC1)
Editor : Hendra Efison