Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Warga Jorong Kuok Tigo Koto Agam Bertahan di Pengungsian, Kesulitan Akses Bahan Pokok

Rian Afdol • Selasa, 6 Januari 2026 | 19:52 WIB

Syafrizal salah satu pengungsi di kelok 42, Jorong Kuok Tigo Koto, Nagari Matur Mudik, Kecamatan Matur Kabupaten Agam, Selasa (6/1/2026). (Foto; Rian Afdol/Padeks)
Syafrizal salah satu pengungsi di kelok 42, Jorong Kuok Tigo Koto, Nagari Matur Mudik, Kecamatan Matur Kabupaten Agam, Selasa (6/1/2026). (Foto; Rian Afdol/Padeks)
Sebanyak 54 warga Jorong Kuok Tigo Koto, Nagari Matur Mudik, Kabupaten Agam, masih bertahan di pengungsian karena khawatir longsor susulan dan mengalami keterbatasan akses kebutuhan pokok.

PADEK.JAWAPOS.COM—Sebanyak 54 warga Jorong Kuok Tigo Koto, Nagari Matur Mudik, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, masih bertahan di pengungsian akibat kekhawatiran terhadap potensi longsor susulan, Selasa (6/1/2026).

Warga yang terdiri dari 15 kepala keluarga (KK) tersebut telah mengungsi sejak Kamis (1/1/2026) di salah satu rumah warga yang berada di kawasan Kelok 42.

Selama hampir sepekan mengungsi, para warga mengandalkan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari.

“Untuk kebutuhan makanan, kami bergantung pada dapur umum. Untuk beras, minyak, dan mi instan saat ini masih cukup aman,” ujar Syafrizal (54), salah seorang pengungsi, Selasa (6/1/2026).

Namun, ia menyebutkan keterbatasan mulai dirasakan untuk kebutuhan lain, terutama peralatan dapur dan bahan makanan segar.

“Kami kesulitan mendapatkan gas, peralatan dapur, lauk pauk, dan sayur mayur. Hampir setiap hari makan mi instan,” katanya.

Syafrizal menambahkan, warga yang bertahan di pengungsian siap mengikuti langkah terbaik yang akan diputuskan pemerintah, termasuk kemungkinan relokasi permukiman.

“Harapan kami, apa pun kebijakannya nanti, tetap mempertimbangkan mata pencaharian warga dan pendidikan anak-anak jika ditempatkan di hunian sementara atau hunian tetap,” ujarnya.(RNA)

Editor : Hendra Efison
#longsor agam #Jorong Kuok Tigo Koto #pengungsian Matur #warga mengungsi