PADEK.JAWAPOS.COM - Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit kanker darah terus digencarkan melalui kegiatan edukasi kesehatan yang digelar di Hotel Mangkuto, Payakumbuh, baru-baru ini.
Kegiatan bertajuk “Dari Darah ke Kelenjar: Fakta tentang Leukemia dan Lymphoma” ini menghadirkan dokter spesialis hematologi dan menjadi wadah berbagi informasi penting seputar deteksi dini hingga penanganan penyakit tersebut.
Acara ini hasil kolaborasi antara Ampang Puteri Specialist Hospital KPJ Kuala Lumpur, Callmedis, dan Prudential GPS United Padang. Peserta yang hadir berasal dari berbagai kalangan, termasuk anggota HTT, HBT, serta para pengusaha di wilayah Sumbar. Kegiatan juga dirangkai dengan makan malam bersama dokter, sehingga peserta dapat berdiskusi secara lebih santai dan mendalam.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Nur Aaqidah Binti Hamidi yang menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam meningkatkan akses layanan kesehatan berkualitas, khususnya di bidang hematologi dan onkologi.
Perwakilan Callmedis, Nadya Anas, yang beralamat di Jalan Ketaping KM 7 Bypass Simpang Bypass Ketaping, menjelaskan bahwa dalam rangkaian acara ini, pihak KPJ Ampang Puteri juga memberikan dua voucher medical check-up lengkap kepada peserta beruntung. Paket tersebut mencakup pemeriksaan menyeluruh serta fasilitas gratis antar-jemput bandara di Kuala Lumpur.
Sebagai informasi, Ampang Puteri Specialist Hospital salah satu rumah sakit unggulan di Kuala Lumpur yang telah beroperasi sejak 1995. Rumah sakit ini didukung lebih dari 80 dokter spesialis senior serta memiliki kapasitas sekitar 250 tempat tidur rawat inap, menjadikannya salah satu rujukan utama untuk layanan kesehatan spesialistik di Malaysia.
Dalam sesi pemaparan, dokter spesialis hematologi menekankan bahwa leukemia dan limfoma termasuk jenis kanker yang menyerang sistem darah dan kelenjar getah bening. Menurut data World Health Organization, kanker salah satu penyebab utama kematian di dunia, dengan jutaan kasus baru setiap tahunnya, termasuk kanker darah.
Leukemia ditandai dengan produksi sel darah putih abnormal di sumsum tulang, sementara limfoma menyerang sistem limfatik yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh. Gejala umum yang perlu diwaspadai antara lain mudah lelah, pembengkakan kelenjar getah bening, demam berkepanjangan, serta penurunan berat badan tanpa sebab jelas.
Deteksi dini menjadi kunci utama dalam meningkatkan peluang kesembuhan. Dengan kemajuan teknologi medis saat ini, berbagai metode diagnosis seperti tes darah lengkap, biopsi, hingga pencitraan modern dapat membantu penanganan yang lebih tepat dan cepat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan serta tidak ragu melakukan pemeriksaan sejak dini.
Kolaborasi antara penyedia layanan kesehatan internasional dan komunitas lokal pun menjadi langkah strategis dalam menghadirkan akses informasi dan layanan medis yang lebih luas. (rdo)
Editor : Adriyanto Syafril