Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Duduk Terlalu Lama Picu Ambeien

jpg • Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:15 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

AKTIVITAS yang padat menuntut kondisi tubuh tetap prima setiap hari. Namun, kebiasaan duduk terlalu lama saat bekerja, kurang bergerak, atau berdiri dalam waktu panjang sering kali memicu berbagai keluhan kesehatan yang mengganggu kenyamanan. 

Salah satu masalah yang cukup sering dialami ma­sya­rakat adalah ambeien atau wasir, yang dapat menimbulkan rasa nyeri, panas, hingga munculnya benjolan di area sensitif.

“Keluhan ambeien, baik pada stadium ringan maupun lanjut, menjadi masalah kesehatan yang banyak ditemukan di masyarakat modern,” kata Chief Executive Officer Ambeno, William Nicolas.

Dia menambahlan, kondisi ini umumnya berkaitan dengan pola makan rendah serat, kurang aktivitas fisik, serta kebiasaan duduk terlalu lama yang berdampak pada kesehatan saluran pencernaan dan area rektum.

Tak sedikit penderita merasa khawatir ketika mulai mengalami nyeri saat buang air besar atau menemukan adanya pembengkakan. Operasi kerap dianggap sebagai solusi utama.

Padahal, penanganan sejak dini melalui perubahan gaya hidup dan pera­wa­tan ya­ng tepat dapat menjadi pilihan yang lebih nyaman bagi ba­nyak orang.

Pentingnya penanganan yang menyeluruh juga didukung berbagai kajian ilmiah. Da­lam tinjauan yang dipublikasikan di Pharmacological Research - Modern Chinese Medicine, sejumlah tanaman herbal diketahui mengandung senyawa aktif seperti tanin yang memiliki sifat hemostatik dan adaptogenik.

Kandungan tersebut berperan membantu meredakan peradangan sekaligus mendukung proses pemulihan jaringan yang mengalami iritasi atau luka.

Menjawab kebutuhan ter­sebut, Ambeno menawarkan metode perawatan terpadu yang mengombinasikan perawatan dari dalam dan luar tubuh. “Produk ini menggu­na­kan bahan-bahan herbal pilihan yang telah memiliki izin edar dari BPOM,” terang dia.

Menurut William, seluruh rangkaian produk dirancang untuk membantu mengatasi berbagai kelu­han am­beien se­cara lebih optimal.

Produk perawatan dari da­lam terdiri atas Kapsul dan Madu Ambeno yang memanfaatkan ekstrak bahan alami seperti daun ungu (Graptophyllum pictum), sambiloto, dan pegagan.

Kombinasi bahan tersebut membantu melancarkan peredaran darah di sekitar rektum sekaligus membantu mengu­rangi pembengkakan dan rasa g­a­tal yang sering dirasakan penderita ambeien.

Selain itu, kesehatan pen­cernaan juga menjadi faktor penting dalam pro­ses pe­mu­lihan. Karena itu, tersedia Susu Ambeno yang mengombinasikan susu kambing etawa murni dengan daun kelor dan te­mulawak.

Formula tersebut dirancang untuk membantu menjaga kesehatan usus, melunakkan tekstur tinja, serta mengurangi risiko sembelit yang dapat memperparah keluhan ambeien.

Perawatan dari luar dilakukan melalui Sabun Liquid dan Cream Ambeno. Sabun cair digunakan untuk menjaga kebersihan area sensitif saat mandi, sedangkan krim membantu menjaga kelembapan kulit, mengurangi rasa perih, serta mendukung proses penyusutan benjolan luar secara bertahap.

“Dengan penanganan ya­ng tepat dan gaya hidup yang sehat, keluhan ambeien dapat disembuhkan secara alami dan mandiri di rumah,” ujar William.

Ia menambahkan, edukasi mengenai ambeien dan pen­tingnya penanganan sejak dini masih perlu terus dilakukan agar masyarakat tidak menunda perawatan ketika gejala mulai muncul.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, perawatan perlu didukung dengan pola hidup sehat.

Langkah sederhana seperti memperbanyak konsumsi serat, mengurangi makanan pedas, membatasi minuman berkafein, rutin berolahraga, serta tidak menahan buang air besar dapat membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan sekaligus mengurangi risiko ambeien kambuh. (jpg)

Editor : Adriyanto Syafril
#kesehatan #Ambein