Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

13 Titik Jalan dan 12 Jembatan Gantung di Pessel Segera Diperbaiki

Novitri Selvia • Rabu, 20 Maret 2024 | 09:42 WIB

Kondisi jembatan Gantung Koto Rawang di Kecamatan IV Jurai pasca bencana banjir. (dok Eka)
Kondisi jembatan Gantung Koto Rawang di Kecamatan IV Jurai pasca bencana banjir. (dok Eka)
Banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), setidaknya merusak 13 titik ruas jalan. Kerusakannya dinilai dan permanen. Untuk itu, pemerintah setempat akan segera melakukan perbaikan.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pessel Fahresi Eka Siska kemarin (19/3). Dari data sementara ada sebanyak 13 titik ruas jalan Pessel yang mengalami rusak parah.

Tersebar di beberapa kecamatan yang terdampak bencana banjir tersebut. “Perbaikan itu bisa kita lakukan dengan segera karena anggarannya tersedia sebesar Rp 48 miliar lebih,” katanya.

Dari Rp 48 miliar itu, untuk akses jalan yang berstatus kabupaten, pemerintah daerah menyiapkan dananya Rp 28 miliar. Sedangkan selebihnya bakal dibantu melalui anggaran pusat sesuai dengan instruksi Menteri PUPR RI.

Selain itu, terang Eka, Pemkab Pessel juga bakal memperbaiki jembatan gantung yang rusak pasca diterjang banjir. Berdasarkan data sementara ada sebanyak 12 unit jembatan gantung yang rusak parah.

Dari 12 unit jembatan gantung yang rusak itu, delapan unit pembiayaannya ditanggung Kementerian PUPR. Diantaranya, jembatan gantung Pelangaigadang, Malerang, Kotopulai, Lumpo, Kotorawang, Jembatan Gantung Cable Stay Duku, Sungai Tanu, dan jembatan Kampung Tanjuang Duku.  

Sedangkan 4 unit jembatan gantung lagi akan ditanggung pula biayanya oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Diantaranya jembatan gantung Inunang, Taratak Tan Patiah, Jalamu, dan Surau Pasir Batang Kapas.  

Tim Balai Wilayah Sungai Sumatera V dan BNPB, sambungnya, juga sudah turun ke lapangan dan telah mempersiapkan anggaran pembiayaannya.

“Tim Balai dan BNPB sudah turun dan melakukan pengecekkan untuk mempersiapkan pembiayaan ke lokasi. Dan itu bakal dikerjakan segera mungkin sesuai instruksi menteri. Insya Allah secara bertahap dalam tahun ini sudah selesai diperbaiki,” sebutnya.  

Dia menambahkan, untuk akses jalan Batubala menuju Langgai kini sudah bisa dilewati. Hingga saat ini alat berat dari PUPR Sumbar dibantu beberapa kabupaten/kota lainnya masih bekerja untuk membersihkan material longsor.

“Kami berharap masyarakat bisa bersabar. Karena seluruh pihak tengah berupaya di lapangan dalam melakukan proses pemulihan secara bertahap. Kita yakin dalam tahun ini semuanya selesai,” tekan Eka.

IKRAP Batam Peduli Kampung

Di sisi lain, bantuan terus mengalir ke sejumlah daerah yang dilanda bencana di Pessel. Salah satunya dari perantau yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Ranah Pesisir (IKRAP) Kota Batam. Senin (18/3) lalu, untuk keduakalinya menyalurkan bantuan logistik di Kecamatan Ranahpesisir.

Bantuan berupa mie instan sebanyak 100 dus tersebut didistribusikan dengan menggunakan mobil ambulance IKRAP Batam ke masing-masing kantor wali nagari yang warganya terdampak.

“Pada tahap awal berupa 1 ton beras dan pakaian kita salurkan Jumat (15/3) lalu ke posko kecamatan di Kantor Camat Ranahpesisir,” kata Joni Iswandi, selaku tim lapangan IKRAP Batam, kemarin (19/3).

Pembina IKRAP Batam Iwan Jambak menambahkan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil sumbangsih warga Kecamatan Ranahpesisir yang berada di Kota Batam. “Kami berharap bantuan yang disalurkan ini dapat meringankan beban sanak saudara kita yang ada di kampung halaman,” katanya.

Terkait bantuan itu, Wali Nagari Koto VIII Pelangai Safridul mengucapkan terima kasih. “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga di nagari kami dan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda oleh Allah SWT,” sebutnya.

Perangkat Nagari Koto VIII Pelangai, sambung dia, sebelumnya juga sudah menyalurkan sejumlah bantuan sembako dari para donatur untuk warga yang terdampak banjir. Meski demikian, masih banyak warga yang terdampak bencana belum tersentuh bantuan.

“Kami berharap kepedulian yang sama juga ada dari berbagai pihak untuk masyarakat yang terdampak bencana. Sehingga dapat memulihkan kembali perekonomian mereka. Apalagi di saat Ramadhan ini, dan tidak lama lagi akan memasuki Hari Raya Idul Fitri,” tukasnya. (yon)

Editor : Novitri Selvia
#PUPR Pessel #Fahresi Eka Siska #perbaikan jalan #perbaikan jembatan gantung #Pemkab Pessel