Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dorong Ekonomi, Buat Program Konkret

Novitri Selvia • Senin, 22 Mei 2023 | 11:22 WIB
RAKERNAS DIMULAI: Pembukaan Rakernas IMA 2023 oleh Sekprov Sumbar, Hansastri, bersama President IMA Pusat, Suparno Djasmin (tiga dari kanan), pada Sabtu (20/5).(IMA FOR PADEK)
RAKERNAS DIMULAI: Pembukaan Rakernas IMA 2023 oleh Sekprov Sumbar, Hansastri, bersama President IMA Pusat, Suparno Djasmin (tiga dari kanan), pada Sabtu (20/5).(IMA FOR PADEK)
Indonesia Marketing Association (IMA) beserta seluruh anggotanya diharapkan mampu berperan aktif. Sekaligus, memanfaatkan peluang sesuai kompetensi yang dimiliki.

Yakni dengan membantu mendorong berbagai sektor ekonomi melalui program kerja yang konkret. Jadi, seiring dengan membaiknya situasi ekonomi Indonesia pasca pandemi Covid-19.

Hal itu diungkapkan oleh President IMA, Suparno Djasmin, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IMA 2023, di ZHM Premier Hotel, Sabtu (20/5). Setidaknya, lebih dari 1.350 orang yang terlibat dalam rangkaian kegiatan rakernas tersebut.

Baik dari anggota dan pengerus chapter dari seluruh Indonesia, maupun dari setiap sesi acara seperti studium generale atau kuliah umum. Turut hadir para kepala daerah di Sumbar dalam rakernas yang mengusung tema “Entrepeneurial Marketing: Towards Economic Sustainability.”

“Saya berharap bahwa 100 chapter IMA yang tersebar di Indonesia mampu membuat program yang menggerakkan stakeholder atau pemangku kepentingan dengan program yang kongrit. Terutama dalam memanfaatkan peluang pasca pandemi Covid-19,” ungkap Suparno.

Ia juga menjelaskan bahwa seluruh anggota IMA dapat berkiprah sesuai dengan kompetensi masing-masing untuk mendorong ekonomi di masing-masing daerah. Menurutnya, outlook ekonomi global masih kurang menggembirakan, karena kondisi sektor keuangan dunia masih terganggu oleh berbagai hal.

“Kita lihat berbagai kondisi seperti tergoncangnya Silicon Valey Bank hingga kasus Credit Suisse di Eropa. Di samping inflasi yang tinggi di berbagai negara dampak dari inflasi Rusia ke Ukraina serta pengaruh adanya pendemi Covid-19 selama 3 tahun,” cermat Suparno.

Namun, ia mengungkapkan belakangan inflasi global sudah mulai menurun karena intervensi dari mayoritas bank central. Termasuk The Fed yang terus menaikan suku bunga yang kini mencapai 5%. Sedangkan Indonesia, menurutnya masih bisa bertahan dikarenakan tingkat inflasi mulai membaik.

“Situasi makro ekonomi Indonesia yang membaik ini, mengingatkan kita di IMA untuk terus optimis bahwa negara kita sanggup untuk melewati krisis dengan baik. Kita di IMA secara bersama-sama harus bisa menangkap peluang tersebut,” ujarnya.

Saat ini, sambungnya, IMA semakin besar. Anggotanya semakin banyak dan inklusif. Jumlah chapter dari 22 chapter aktif menjadi 100 chapter aktif. Sedangkan jumlah anggota IMA Chapter dari 1.400 orang menjadi lebih dari 5.400 orang.

“Capaian ini merupakan hasil kolaborasi yang baik dari para pengurus IMA Pusat dan pengurus Chapter,” ucapnya.

Sedangkan Gubernur Sumbar yang diwakili Sekprov Hansastri, mengapresiasi rangkaian Rakernas IMA 2023 tersebut. Katanya, IMA cukup banyak berkontribusi di Sumbar. Misalnya di bidang ekonomi, terutama saat pandemi Covid-19.

“Tidak salah memang memilih Kota Padang sebagai lokasi Rakernas IMA 2023, karena banyak destinasi wisata yang cukup lengkap. Selagi bapak/ibu di Kota Padang, kami sarankan untuk meluangkan waktu melihat keindaan alam Minangkabau di Sumbar dan menikmati ragam kuliner yang luar biasa,” ajaknya.

13 Chapter IMA Dilantik

Di sela-sela Rakernas IMA 2023, juga dilakukan pelantikan Presiden IMA dari 13 Chapter di Indonesia. Yakni IMA Chapter Cilacap, Bontang, Ogan Komilir Ulu, Banyuwangi, Muaro Bungo, Tegal, Magelang, Bojonegoro, Salatiga, Malang, Maros, dan IMA Chapter Samarinda.

Direktur Komunikasi IMA Pusat Yulian Warman mengatakan, sesuai arahan Presiden IMA Pusat, siapa saja yang bergabung di organisasi IMA adalah orang-orang yang siap kerja sesuai dengan fungsinya.

“Demi menumbuhkan setiap chapter yang ada di Indonesia ke depannya, diharapkan setiap chapter dapat mencapai 100 anggota demi menguatkan organisasi,” pesannya.

Ia juga menegaskan, bahwa IMA tidak terlibat dalam politik. Jadi, setiap orang yang tergabung memang senang dengan networking dan ilmu-ilmu tentang pemasaran.

“Ada yang kuat (programnya) melalui UMKM-nya. Lalu ada yang kuat dengan tourismnya. Lalu ada juga yang dapat mengawinkan keduanya. Hal tersebut yang nantinya kita akan terima laporan dari masing-masing chapter dan kita lakukan evaluasi,”ucapnya.

Untuk itu, sambungnya, harus ada diskusi terkait program prioritas yang dibutuhkan di daerah tersebut. “Publik atau stakeholders yang ada di daerah tersebut kira-kira membutuhkan apa? Kita harapkan anggota IMA yang ada di daerah dapat membantu dari sisi yang dibutuhkan. Tentunya, IMA pusat juga akan membantu,” tukasnya. (y) Editor : Novitri Selvia
#Rakernas IMA 2023 #Suparno Djasmin #IMA