Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Harga Pakan Ayam Melonjak, Harga Telur Terus Naik

Novitri Selvia • Senin, 22 Mei 2023 | 12:14 WIB
LAYANI PEMBELI: Salah seorang pedagang telur di Pasar Raya Padang sedang melayani pembeli, Minggu (21/5).(KURNIA SANDI/PADEK)
LAYANI PEMBELI: Salah seorang pedagang telur di Pasar Raya Padang sedang melayani pembeli, Minggu (21/5).(KURNIA SANDI/PADEK)
Dalam seminggu terakhir, harga telur ayam di sejumlah pasar di Kota Padang mengalami peningkatan. Kenaikan harga telur ayam tersebut salah satunya disebabkan oleh harga pakan ayam di pabrik yang terus mengalami lonjakan harga.

Pantauan Padang Ekspres, Minggu (21/5) di Pasar Raya Padang, sejumlah pedagang menyebut harga telur terus mengalami kenaikan sejak seminggu yang lalu. Salah seorang pedagang telur di Pasar Raya Padang, Devi mengaku, harga telur terusmengalami kenaikan. Akibat naiknya harga telur tersebut, membuat omzet penjualan terus mengalami penurunan.

“Sekarang ini harga telur naik kisaran Rp 10 ribuan. Biasanya dijual Rp 45 ribu per papan. Namun saat ini harga telur ayam mencapai Rp 55 ribu sampai Rp 58 ribu per papan. Karena kondisi tersebut, jadinya omzet kita berkurang 30 sampai 40 persen,” ungkapnya.

Ia mengatakan, naiknya harga telur disebabkan oleh tingginya harga makanan ternak dan banyaknya dikirim keluar Provinsi Sumbar. Hal ini menyebabkan tingginya harga telur dan susahnya mendapatkan telur ayam tersebut.

“Naiknya harga telur karena harga makanan ternak naik dan banyak dikirim ke Jakarta. Karena di sana harga tinggi. Di sana (Jakarta) satu kilogram pakan dijual Rp 30 ribu. Biasanya sekilo cuma Rp 24 ribu,” ujarnya.

Ia menambahkan, beberapa jenis telur yang mengalami kenaikan harga diantaranya telur ayam ras, telur ayam kampung, dan telur bebek.

“Tidak hanya telur ayam ras, telur ayam kampung dan bebek juga ikut naik. Telur ayam kampung biasanya dijual Rp 65 ribu, namun sekarang dijual Rp 75 ribu,” tambahnya.

Ia berharap ke depannya harga telur bisa lebih stabil agar omzet penjualan bisa lebih meningkat. “Harapan kita harga telur ini bisa stabil di harga Rp 45 ribu ke bawah. Sebab di harga Rp 45 ribu, orang bisa jual Rp 2 ribu per butir,” tukasnya.

Pedagang lainnya Hendrik mengaku harga telur sebelumnya dijual dengan harga Rp 47 ribu sampai Rp 48 ribu per papan. Sekarang sudah mencapai harga Rp 55 ribu per papan. Ia juga mengatakan selain telur ayam ras, harga telur ayam kampung juga melonjak naik.

“Kalau telur ayam kampung sekarang jauh naiknya. Sebelumnya dijual Rp 50 ribu per papan, sekarang dijual Rp 75 ribu per papan,” jelasnya. (k) Editor : Novitri Selvia
#harga telur ayam #pasar raya padang