Untuk SPBU wilayah Sumbar, harga BBM jenis Pertamax yang sebelumnya dijual Rp14.300 turun menjadi Rp14.000 per liter. Sementara untuk Pertamax Turbo turun harga cukup besar dari Rp16.950 menjadi Rp15.800 per liter. Sedangkan Dexlite turun dari Rp17.550 menjadi 17.300 dan Pertamina Dex turun dari Rp18.250 menjadi Rp18.100 per liter.
Penyesuaian harga BBM ini dilakukan sesuai dengan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Kepmen ESDM) No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 yang mengubah Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.
VP Corporate Communication PT Pertamina Fadjar Djoko Santoso menjelaskan bahwa harga BBM non-subsidi ini setiap bulannya per tanggal 1 mengalami penyesuaian mengikuti harga pasar. Namun harga BBM Pertamina paling kompetitif untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Perlu dicatat bahwa harga BBM ini mengalami penurunan dibandingkan dengan harga sebelumnya pada bulan Oktober 2023,” katanya.
Fadjar menegaskan bahwa dalam menghadapi fluktuasi harga minyak dunia, Pertamina terus berupaya menjaga kinerja rantai pasokannya dan memastikan fleksibilitas dalam memperoleh minyak mentah (crude oil) sehingga harga produk BBM tetap bersaing. Upaya efisiensi juga dilakukan untuk menghemat biaya produksi dan memastikan bahwa harga BBM Pertamina tetap kompetitif
Untuk informasi selengkapnya mengenai seluruh harga produk Pertamina terbaru, masyarakat dapat mengakses halaman website resmi PERTAMINA atau menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135.(rel) Editor : Admin Padek