Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

PT BPRS Jam Gadang Bukukan Aset Rp109 Miliar, Catat Laba Rp2,2 Miliar

Hendra Efison • Rabu, 7 Februari 2024 | 11:47 WIB
Direktur Utama PT BPRS Jam Gadang (Perseroda) Feri Irawan.
Direktur Utama PT BPRS Jam Gadang (Perseroda) Feri Irawan.
PADEK.CO-- Tidak butuh waktu lama bagi PT BPRS Jam Gadang (Perseroda) untuk melakukan adjustment kerja pasca konversi dari BPR Konvensional menjadi BPR Syariah. Dua tahun pasca beroperasional syariah, kini Perseroda milik Pemko Bukittinggi tersebut berhasil mencatatkan kinerja yang gemilang.

“Alhamdulillah tahun buku 2023 ini kinerja kita membaik dan seluruh target yang dituangkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) mampu tercapai melampaui target. Total asset tercatat Rp 109,37 Miliar, realisasi Pembiayaan sebesar Rp 78,35 Miliar, Pendanaan tercapai Rp 57,49 Miliar dan Laba Bersih sebelum Pajak tercatat sebanyak Rp 2,28 Miliar”, ujar Direktur Utama PT BPRS Jam Gadang (Perseroda) Feri Irawan kepada Padang Ekspres kemarin.

Menurut Feri, melampaui targetnya kinerja tahun buku 2023 tak terlepas dari kerja keras team work dan kuatnya dukungan dari Pemko Bukittinggi sebagai Pemegang Saham Pengendali ( PSP ) BPRS Jam Gadang. Melalui program tabungan/ pembiayaan Utsman BPRS Jam Gadang mampu menjangkau para pelaku UMKM yang berada di Kota Bukittinggi.

Aset dan Pendanaan

Dari audit yang dilakukan Per 31 Desember 2023 tercatat total asset yang mampu dibukukan PT BPRS Jam Gadang (Perseroda) sebanyak Rp 109,37 Miliar atau tercapai 136,70 persen dari target. Realisasi asset ini juga bertumbuh sebesar Rp 38,38 Miliar atau tumbuh 54,08 persen secara year on year (y-o-y).

Melampui targetnya kinerja asset tentulah tak terlepas dari membaiknya kinerja pendanana dan pembiayaan. Total pendanaan yang mampu dihimpun selama tahun 2023 tercatat sebanyak Rp 57,49 Miliar atau tercapai 103,40 persen dari target yang dituangkan dalam RBB.

Dari dua produk penghimpun dana, Tabungan Wadiah tercatat sebesar Rp 45,08 Miliar dan Deposito Mudharabah sebesar Rp 12,48 Miliar. Kedua produk penghimpun dana ini juga berhasil melampaui target dengan pertumbuhan doule digit secara year on year.

Pembiayaan dan Pendapatan

Sama halnya dengan pendanaan, kinerja pembiayaan PT BPRS Jam Gadang (Perseroda) tahun 2023 juga jauh lebih bagus. Sepanjang tahun 2023 tercatat total Pembiayaan yang mampu disalurkan sebanyak Rp 78,35 Miliar. Realisasi pembiayaan ini tercapai 134,06 persen dari target yang dituangkan dalam RBB. Selain melampaui target, realisasi Pembiayaan ini juga bertumbuh cukup signifikan. Secara nominal pertumbuhan pembiayaan itu tercatat sebesar Rp 30,04 Miliar atau tumbuh 62,19 persen secara year on year.

Maksimalnya realisasi pembiayaan tentulah berdampak positif bagi pendapatan. Total pendapatan yang mampu dibukukan sepanjang tahun 2023 tercatat sebanyak Rp 11,77 Miliar dengan capaian Laba Bersih Usaha Sebelum Pajak sebesar Rp 2,28 Miliar. Realisasi laba sebelum pajak ini tercapai 114 persen dari target atau tumbuh 57,36 persen secara year on year.

NPF, RoA, BOPO dan Laba Bersih

Selain sangat bagus secara kuantitas usaha, PT BPRS Jam Gadang (perseroda) tahun buku 2023 juga terpantau bagus secara kualitas usaha. Sejumlah ratio keuangannnya terlihat sangat baik dan bagus. Mulai dari kualitas aktiva produktifnya hingga ke besaran laba bersih usaha setelah pajaknya.

Kualitas pembiayaan per 31 Desemeber 2023 terpantau sangatlah bagus. Buktinya, ratio NPF (Non Perfomance fund net) tercatat 0,24 persen dari total Pembiayan sebesar Rp 78,35 Miliar. Begitu juga dengan intermediasinya (FDR/Fund Deposit Ratio) yang tercapai 136,58 persen.

Dari sisi tata kelola usaha juga berjalan dengan bagus. Ratio Biaya Operasional berbanding Pendapatan Operasional (BOPO) tercatat sebesar 81,37 persen. Ini menandakan pengendalian biaya berjalan secara efisien dan efektif.

“Aset yang bertumbuh, pembiayaan yang meningkat, kualitas pembiayaan yang bagus dan biaya yang terkendali inilah yang berdampak pada pencapaian laba. Laba Bersih Usaha Setelah Pajak per 31 Desember 2023 tercatat sebanyak Rp 1,83 Miliar . Realisasi laba bersih ini tercapai melampaui target dan bertumbuh sebesar 56,66 persen secara year on year”, ucap Feri Irawan.

Dari data yang dimiliki Padang Ekspres, PT BPRS Jam Gadang (Perseroda) merupakan salah satu BPR yang berkinerja sangat bagus di Sumatera Barat. BPRS ini secara kepemilikan merupakan milik Pemko Bukttinggi. Sebelum beroperasional dengan system syariah, BPR Jam Gadang beroperasional secara konvensional. Dalam sepuluh tahun belakangan, banyak sekali prestasi yang berhasil diraih PT BPRS Jam Gadang (Perseroda) ini. Diantaranya Infobank Award, BUMD Award dan sederetan prestasi lainnya.

“Atas nama manajemen, kami ucapkan terima kasih kepada seluruh stake holder terkhususnya Pemko Bukittinggi. Semoga ditahun 2024 ini PT BPRS Jam Gadang (Perseroda) kembali berhasil menorehkan prestasi”, tukas Feri. (two) Editor : Hendra Efison
#laba bpr #Kinerja BPR #Bukukan Aset Rp109 Miliar #PT BPRS Jam Gadang