Secara keseluruhan tahun, kinerja ekonomi Sumatera Barat pada 2023 tumbuh solid sebesar 4,62% (yoy) lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 4,36% (yoy).
Demikian disampaikan Kepada Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumbar Endang Kurnia Saputra dan Ridwan Anhar, ekonom senior BI Sumbar saat briefing media di ruang rapat Excellence Kantor Bank Indonesia Jalan Sudirman, Rabu (7/2).
Adang, sapaan akrab Endang Kurnia Saputra mengatakan, peningkatan ekonomi Sumbar tahun 2023, terutama triwulan IV didorong sektor pertanian, perdagangan, transportasi & pergudangan, serta konstruksi, didorong oleh aktivitas produksi pertanian yang semakin ekspansif serta mobilitas masyarakat yang semakin tinggi.
Lapangan usaha pertanian tumbuh 4,47 persen (yoy), meningkat dibanding triwulan sebelumnya, 1,50 persen (yoy). “Peningkatan didorong aktivitas produksi yang semakin ekspansif, terutama padi, ikan tangkap dan kehutanannya,” ulasnya.
Dia juga mengatakan, secara komulatif ekonomi Sumbar 2023 mencapai Rp 312, 77 triliun, tumbuh 4,62 persen (ctc) dibanding tahun 2022 sebesar 4,36 persen (ctc).
Sedangkan, ekonomi Sumbar 2024 ini diprediksi akan terus meningkat. Optimisme ini terutama didukung konsumsi rumah tangga, sejalan dengan momentum pemilu dan persiapan bulan Ramadhan.
“Bank Indonesia bersama pemerintah daerah, terus berupaya mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi Sumbar menuju terwujudnya Sumbar Madani yang Unggul dan berkelanjutan,” harapnya. (eni)
Editor : Novitri Selvia