Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Melirik Layanan Salon Muslimah Prima Padang , Tawarkan Kecantikan Alami Tanpa Melanggar Syariat

Silvina Fadhilah • Jumat, 21 Maret 2025 | 14:30 WIB

BERKONSEP SYARIAH: Salah seorang staf Salon Muslimah Prima, menyambut tamu dengan ramah di Padang.(SILVINA/PADEK)
BERKONSEP SYARIAH: Salah seorang staf Salon Muslimah Prima, menyambut tamu dengan ramah di Padang.(SILVINA/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Perawatan kecantikan menjadi kebutuhan
bagi banyak perempuan, termasuk muslimah yang ingin tetap menjaga penampilan tanpa melanggar syariat Islam.

Nah, Salon Muslimah Prima di Rimbo Kaluang, kawasan Gor Haji Agus Salim Padang, bisa menjadi solusi. Salon Muslimah Prima mengusung konsep kecantikan  ramah syariah.

Tidak seperti salon kecantikan konvensional, di sini tidak ada layanan yang menggunakan jarum suntik atau prosedur yang dianggap berlebihan dalam Islam, seperti sulam alis, sulam bibir, atau tanam benang.

“Konsepnya di sini kan muslimah, kak. Jadi kita tuh nggak pakai jarum suntik gitu. Terus cowok juga nggak boleh masuk. Kalau treatmentnya ya memang yang biasa aja, seperti perawatan rambut, body massage, facial, serta manikur dan pedikur mini,” ujar Meldawati, salah satu staf Salon Muslimah Prima.

Dengan konsep khusus muslimah, salon ini hanya melayani perempuan. Tidak ada campur baur antara pria dan wanita, sehingga pelanggan merasa nyaman saat menjalani perawatan.

“Kita di sini benar-benar menjaga privasi pelanggan. Tidak ada laki-laki yang masuk, jadi para muslimah bisa lebih tenang dan nyaman saat melakukan perawatan,” tambah Meldawati.

Salon Muslimah Prima menawarkan berbagai perawatan yang menggunakan bahan alami dan halal.

Beberapa layanan utama yang tersedia di antaranya, perawatan rambut, termasuk creambath dengan bahan alami seperti lidah buaya dan kemiri, serta hair spa yang menutrisi rambut, body massage, pijat relaksasi dengan minyak herbal untuk meredakan pegal dan meningkatkan sirkulasi darah. 

Facial, perawatan wajah yang menggunakan bahan alami, tanpa bahan kimia keras yang dapat merusak kulit. Lalu, manikur pedikur mini, perawatan kuku tanpa penggunaan kuteks berbahaya, lebih menekankan pada kesehatan dan kebersihan kuku.

Meldawati menegaskan salon ini menghindari perawatan yang bersifat mengubah bentuk alami tubuh secara permanen, seperti sulam alis atau penyambungan rambut.

“Kita nggak ada sulam alis, sulam bibir, atau sambung rambut. Kita lebih fokus ke perawatan alami yang membuat pelanggan merasa segar dan sehat tanpa harus mengubah bentuk wajah atau tubuh mereka,” katanya.

Selain menjaga standar layanan yang sesuai dengan ajaran Islam, Salon Muslimah Prima juga memiliki komitmen untuk menjalankan usahanya dengan penuh keberkahan.

“Kami di sini bekerja sesuai dengan prinsip Islam. Untuk pembagian keuntungan, itu langsung diatur oleh owner. Kami sebagai staf tidak mengetahui secara pasti apakah ada sebagian pemasukan yang dialokasikan untuk kegiatan kemuslimahan, tapi kami yakin usaha ini dijalankan dengan niat yang baik,” jelas Meldawati.

Salon ini juga beroperasi dengan jadwal yang menyesuaikan waktu ibadah. Salon dibuka mulai pukul 09.30 pagi hingga pukul 18.00 sore pada hari biasa, dan selama bulan Ramadhan, jam operasional dikurangi hingga pukul 17.00 untuk menghormati waktu berbuka puasa.

Sejak berdiri, Salon Muslimah Prima telah menarik banyak pelanggan, terutama dari kalangan perempuan berhijab yang mencari tempat perawatan yang aman dan nyaman. Dalam sehari, jumlah pengunjung bervariasi, tergantung pada hari dan kondisi.

“Kadang ramai banget, kadang juga agak sepi. Biasanya sih sekitar 10 sampai 20 orang per hari,” ujar Meldawati.

Sebagai bagian dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Salon Muslimah Prima juga memiliki potensi untuk berkontribusi dalam industri kecantikan halal.

Sayangnya, hingga saat ini, salon ini belum mendapatkan dukungan atau kontribusi dari program pemerintah atau asosiasi UMKM.

“Belum ada sih, Kak, dukungan dari program UMKM. Tapi, mungkin ke depannya bisa lebih banyak iven yang melibatkan salon-salon muslimah seperti ini,” ujar Meldawati.

Meski demikian, salon ini terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan profesionalisme. Para staf salon juga telah melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi di bidang kecantikan.

“Ada dulu katanya semacam uji kompetensi gitu, jadi dapat sertifikat sebagai tenaga kecantikan profesional. Itu penting supaya pelanggan lebih percaya dengan kualitas layanan kita,” tambahnya.

Keberadaan Salon Muslimah Prima menunjukkan perempuan muslimah juga dapat merawat diri dengan cara yang sesuai dengan ajaran Islam.

Dengan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya kecantikan halal, salon ini berpotensi untuk berkembang lebih besar di masa depan.

“Kami berharap salon ini bisa lebih dikenal dan menjadi tempat utama bagi muslimah di Padang yang ingin tampil cantik secara alami dan halal. Semoga ke depannya ada lebih banyak dukungan untuk usaha seperti ini, termasuk dari komunitas UMKM dan pemerintah,” harap Meldawati.

Bagi masyarakat yang ingin merasakan layanan kecantikan syariah, Salon Muslimah Prima bisa menjadi pilihan terbaik.

Dengan konsep yang eksklusif, bahan-bahan alami, dan layanan profesional, salon ini memberikan pengalaman perawatan yang berbeda, lebih aman, nyaman, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Di tengah semakin maraknya tren kecantikan yang sering kali tidak sejalan dengan ajaran agama, kehadiran salon seperti ini menjadi angin segar bagi perempuan muslimah.

Dengan semakin banyaknya pilihan tempat perawatan yang halal dan nyaman, muslimah kini bisa tampil lebih percaya diri tanpa meninggalkan syariat Islam. (cr1)

Editor : Novitri Selvia
#Rimbo Kaluang #perawatan khusus muslimah #Salon Muslimah Prima #GOR Haji Agus Salim Padang