Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Melirik Kinerja PT BPR Artha Niaga Solok: Kredit Tumbuh 43,60 Persen, Laba Tumbuh 12,21 Persen

Two Efly • Senin, 24 Maret 2025 | 05:00 WIB

Team Work PT BPR Artha Niaga Solok.
Team Work PT BPR Artha Niaga Solok.
Manajemen PT BPR Artha Niaga Solok kembali berhasil mencatatkan mencatatkan pertumbuhan double digit. Total Aset tercatat Rp26,65 Miliar, realisasi Kredit sebesar Rp23,35 Miliar, Dana Pihak Ketiga sebanyak Rp15,23 Miliar dan laba bersih usaha meningkat dari Rp606 juta tahun 2023 naik jadi Rp680 juta di tahun 2024 atau tumbuh 12,21 persen secara year on year.

Laporan — Two Efly, Solok

Melambatnya pertumbuhan ekonomi di tahun 2024 tak menjadi hambatan bagi manajemen PT BPR Artha Niaga Solok dalam melakukan ekspansi kredit. Buktinya, selain total aset yang terus merangkak naik, realisasi kredit pun tumbuh signifikan. Begitu juga dengan Dana Pihak Ketiga dan raihan laba bersih usaha yang terus menebal.

"Alhamdulillah kerja keras team work untuk terus mencatatkan kinerja terbaik kembali membuahkan hasil. Tahun 2024 ini kita kembali bertumbuh double digit. Total Aset tercapai Rp26,65 Miliar, realisasi Kredit tercapai Rp23,35 Miliar, Dana Pihak Ketiga terhimpun sebanyak Rp15,23 Miliar. Sementara kualitas aktiva produktif juga kian membaik seiring menurunnya ratio Non Perfomance Loan dan ratio BOPO. Rentetan kinerja bagus inilah yang berdampak pada raihan laba. Laba bersih usaha berhasil ditingkatkan dari Rp 606 juta di tahun 2023 naik menjadi Rp 680 juta atau tumbuh 12,25 persen secara year on year,” ujar Direktur Utama PT BPR Artha Niaga Solok Dedi Saputra kepada Padang Ekspres, Minggu (23/3/2025).

Menurut Dedi, konsistensi mencatatkan pertumbuhan tak terlepas dari kerja keras team work dan berjalan dengan baiknya rencana kerja dalam Rencana Bisnis Bank. Semua indikator usaha kita bertumbuh double digit. Mulai dari Aset, Dana Pihak Ketiga dan berasan laba. Semoga saja tahu  2025 ini BPR Artha Niaga Solok bisa menorehkan lompatan kinerja kembali.

Aset, Dana dan Beban

Dikutip dari laporan keuangan Publikasi tahun 2024 tercatat total Aset BPR Arta Niaga Solok sebesar Rp 26,65 Miliar. Realisasi Aset ini bertumbuh sebesar 20,69 persen secara year on year. Selain bertumbuh realisasi aset ini juga mencapai target yang tertuang pada RBB.

Tumbuh douboe digitnya asset sama sama dikontribusi oleh membaiknya kinerja Dana dan realisasi Kredit. Per 31 Desember 2024 tercatat total Dana Pihak Ketiga sebanyak Rp15,23 Miliar. Realisaai Dana Pihak Ketiga ini bertumbuh 9,25 persen secara year on year.

Baca Juga: Tim Klewang Polresta Padang Tangkap Pencuri Kabel Power, Satu Pelaku Buron

Dari dua produk penghimpun dana, kedua sama sama mengkontribusi pertumbuhan. Total dana tabungan yang mampu dihimpun sebanyak Rp4,75 Miliar. Sementara itu dana Deposito terhimpun sebesar Rp10,48 Miliar atau bertumbuh 25,20 persen secara year on year.

Bertumbuhnya dana tentulah berdampak pada beban bunga. Beban bunga kontraktual yang mesti dibayarkan tercatat sebanyak Rp1,14 Miliar atau bertumbuh dibandingkan beban dana tahun 2023 yang lalu.

Kredit dan Pendapatan

Kinerja yang sangat impresif justru terlihat pada kinerja Kredit. Sampai akhir tahun 2024 tercatat total Kredit yang mampu disalurkan sebanyak Rp23,35 Miliar. Realisasi kredit ini bertumbuh 43,60 persen secara year on year. Realisasi kredit juga terpantau melampaui target yanh dituangkan dalam RBB.

Baca Juga: Bonus Hari Raya Gojek dan Pengemudi Online 2025 Sudah Cair, Cek Kriteria dan Besarannya

Tumbuhnya kredit tentulah bermuara pada peningkatan pendapatan. Pendapatan bunga yang mampu dibukukan selama tahun 2024 sebanyak Rp4,04 Miliar atau bertumbuh 21,32 persen secara year on year. Sementara itu pendapatan lainnya tercatat sebanyak Rp183 juta.

"Pendapatan Operasional yang mampu kita bukukan sampai 31 Desember 2024 tercatat sebanyak Rp4,23 Miliar. Realisasi Pendapatan Operasional ini bertumbuh 16,20 persen secara year on year,” ujar Dedi Saputra.

NPL, BOPO dan Laba

Selain berhasil mencatatkan pertumbuhan usaha double digit, kualitas aktiva produktif PT BPR Artha Niaga Solok juga terpantau kian membaik. Sejumlah indikator ratio terlihat semakin dibagus dibandingkan tahun sebelumnya.

Ekspansi kredit yang dijalankan berhasil diimbangi dengan penurunan ratio Non Perfomance Loan ke angka 1,91 persen. Begitu juga dengan ratio Biaya Operasional berbanding Pendapatan Operasional yang mampu ditekan hingga 81,87 persen.

"Kredit yang bertumbuh, pendapatan operasional yang meningkat dan biaya yang terkendali inilah bermuara pada peningkatan laba. Laba bersih usaja berhasil ditingkatkan dari Rp606 Juta di tahun 2023 naik menjadi Rp 680 juta di tahun 2024 atau bertumbuh 12,25 persen secara year on year,” ucap Dedi Saputra.

Sementara itu Komisaris Utama PT BPR Artha Niaga Solok Yunasri Angga mengungkap rasa syukur dan terima kasih atas capaian kinerja tahun 2024. Sebagai pemilik yang berada jauh di rantau inilah bentuk nyata kepedulian kami terhadap kampung halaman. Semoga saja, kehadiran BPR Artha Niaga Solok ini bisa membantu para pelaku ekonomi di kampung halaman.

Dari data Padang Ekspres, PT BPR Artha Niaga Solok dalam lima tahun terakhir selalu menorehkan lompatan kinerja. Setiap tahunnya terpantau pertumbuhan usahanya konsisten double digit. Selain usaha yang terus berkembang, raihan labanya dari tahun ke tahun juga terus menebal.

"Atas nama manajemen kami mengucapkan terima kasih pada semua pihak. Semoga ditahun 2025 ini BPR Artha Niaga Solok bisa tumbuh lebih baik lagi,” tukas Dedi Saputra.(*)

Editor : Hendra Efison
#Kredit Tumbuh #Laba Tumbuh #Kinerja BPR #PT BPR Artha Niaga Solok