Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Harga Emas Melonjak Jelang Penerapan Tarif Baru Donald Trump

Heri Sugiarto • Kamis, 3 April 2025 | 09:47 WIB

Ilustrasi emas.(Foto: AI)
Ilustrasi emas.(Foto: AI)
PADEK.JAWAPOS.COM-Harga emas mendekati rekor tertinggi menjelang penerapan tarif “resiprokal” oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang dijadwalkan berlaku mulai Rabu sore (2/4) waktu setempat.

Logam mulia ini sempat naik hingga 0,7% sebelum kembali turun sebagian, dengan selisih sekitar US$26 per ons dari rekor tertingginya yang dicapai pada sesi sebelumnya.

Namun, Gedung Putih dan Trump masih belum memberikan rincian mengenai sasaran serta cakupan tarif yang akan diterapkan dalam acara peluncuran di Washington pada pukul 16.00 waktu setempat.

Pengumuman ini memicu volatilitas baru di pasar, termasuk aksi jual saham di AS.

Ketidakpastian ini umumnya menguntungkan emas, yang telah mencetak lebih dari 15 rekor tahun ini.

Investor kini menantikan dampak dari kebijakan tarif terbaru terhadap perdagangan global, ekonomi dunia, dan geopolitik.

Sepanjang tahun ini, emas menjadi salah satu komoditas dengan performa terbaik, naik 19% dalam tiga bulan pertama dan mencatatkan kuartal terbaik sejak 1986.

Kenaikan ini didorong oleh pembelian konsisten dari bank sentral serta meningkatnya permintaan aset safe haven.

Kepemilikan emas di bursa yang didukung oleh dana yang diperdagangkan (ETF) global telah mencapai level tertinggi sejak September 2023.

Pada pukul 14.29 waktu New York, harga emas spot naik 0,2% menjadi US$3.119,89 per ons setelah mencapai puncak US$3.149 pada Selasa (1/4).

Sementara itu, indeks Bloomberg Dollar Spot melemah tipis. Harga perak mengalami kenaikan, sedangkan palladium dan platinum justru turun.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#harga emas #donald trump #tarif AS #investasi emas #kenaikan harga emas #harga emas hari ini