Laporan—Two Efly, Muaro Bodi
Tradisi untuk mencatatkan pertumbuhan setiap tahunnya masih mampu dijaga oleh manajemen PT BPR Muaro Bodi. Tahun buku 2024, seluruh indikator usahanya terlihat tumbuh secara year on year. Mulai dari total aset, Dana Pihak Ketiga hingga ke Pendapatan Operasional.
"Alhamdulillah, kita ditahun buku 2024 ini masih mampu mancatatkan pertumbuhan usaha dan pendapatan operasional. Total aset tercatat Rp19,08 Miliar, realisasi Kredit sebanyak Rp9,22 Miliar, Dana Pihak Ketiga sebanyak Rp10,93 Miliar dan laba bersih usaha sebanyak Rp404 Juta. Mudah-mudahan tahun 2025 BPR Muaro Bodi bisa tumbuh lebih bagus lagi,” ujar Direktur Utama PT BPR Muaro Bodi, Elimi Yanti kepada Padang Ekpres, Kamis (10/4/2025).
Menurut Elimi Yanti, berhasilnya manajemen menjaga tradisi pertumbuhan usaha tak terlepas dari kerja keras team work dan berjalan dengan baiknya rencana bisnis bank. Selain, memacu pertumbuhan usaha, sepanjang tahun 2024 manajemen juga berupaya keras meningkatkan kualitas aktiva produktif.
Aset dan Dana
Dikutip dari laporan keuangan publikasi tahun 2024 tercatat total aset PT BPR Muaro Bodi sebanyak Rp19,08 Miliar. Realisasi aset ini bertumbuh sebesar 6,17 persen secara year on year.
Bertumbuhnya aset lebih dinkontribusi oleh kinerja dana dan reinvestasi dari owner dalam pemenuhan modal inti minimun. Total Dana Pihak Ketiga yang mampu dihimpun selama tahun 2024 tercatat Rp10,93 Miliar. Realisasi Dana Pihak Ketiga ini bertumbuh 9,51 persen secara year on year.
Dari dua produk penghimpun dana, produk tabungan lebih mendominasi pertumbuhan. Total dana tabungan yang mampu dihimpun sebanyak Rp8,44 miliar atau bertumbuh 15,45 persen secara year on year. Sementara itu dana deposito terhimpun sebanyak Rp2,49 miliar.
"Untuk dana kita di BPR Muaro Bodi memang lebih banyak bertumpu pada dana tabungan. Langkah ini sebagai upaya pengendalian cost of fund demi memaksimalkan pendapatan operasional,” ujar Elimi Yanti.
Kredit dan Pendapatan
Berbeda dengan Dana, kinerja kredit tahun 2024 agak melandai. Total kredit yang mampu disalurkan selama tahun 2024 tercatat sebanyak Rp9,22 Miliar.
Baca Juga: Harga Emas Dunia Naik Imbas Tarif AS-China, Emas Antam dan Pegadaian Ikut Melejit
Walau kredit mulai melandai namun pendapatan masih mampu ditingkatkan. Pendapatan bunga yang mampu dibukukan sepanjang tahun 2024 tercatat sebanyak Rp 2,63 Miliar atau tumbuh 7,78 persen secara year on year. Sementara itu pendapatan lainnya tercatat Rp 346 juta.
"Total Pendapatan Operasional (PO) yang mampu kita bukukan sepanjang tahun 2024 tercatat sebanyak Rp 2,68 Miliar. Pendapatan Operasional ini bertumbuh 9,83 persen secara year on year,” ujar Elimi Yanti.
NPL, BOPO dan Laba
Selain mampu menjaga tradisi pertumbuhan, manajemen PT BPR Muaro Bodi juga mampu meningkatkan kualitas aktiva produktifnya. Sejumlah ratio kualitas aktiva produktif berhasil ditingkatkan.
Sebut saja kualitas kredit yang disalurkan. Per 31 Desember ratio Non Perfomance Loan (NPL) berhasil ditekan menjadi 2,87 persen. Begitu juga dengan biaya. Ratio Biaya Operasional berbanding Pendapatan Operasional (BOPO) juga bisa diturunkan hingga ke angka 82,96 persen.
"Pertumbuhan usaha dan peningkatan kualitas aktiva inilah yang bermuara pada pencapaian laba. Laba bersih usaha yang mampu dibukukan sebanyak Rp 404 juta,” ucap Elimi Yanti.
Dari data Padang Ekspres, PT BPR Muaro Bodi merupakan salah satu BPR yang beroperasional di Kabupaten Sijunjung. BPR yang berkantor pusat di Jalan Lintas Sumatera ini sepanjang tahunnya selalu terpantau berkinerja bagus. Selain total aset yang terus bertambah, laba bersih usahanya pun terus meningkat.
"Atas nama manajemen kami ucapkan terima kasih atas kerjasamanya. semoga di tahun 2025 ini BPR Muaro Bodi bisa tumbuh lebih bagus lagi,” tukas Elimi Yanti. (*)
Editor : Hendra Efison