Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Melirik Kinerja PT BPR Talawi Sakato, Aset Tumbuh 5,91%, Laba Tumbuh 22,57%

Two Efly • Sabtu, 26 April 2025 | 06:40 WIB

Direktur Utama PT BPR Talawi Sakato, Imran didampingi Direkturnya Jhony N.
Direktur Utama PT BPR Talawi Sakato, Imran didampingi Direkturnya Jhony N.
Pertumbuhan labanya jauh melampaui pertumbuhan Asetnya. Itulah yang terlihat dari kinerja PT BPR Talawi Sakato tahun 2024. Total Aset tercapai Rp 19,16 Miliar, realisasi Kredit sebesar Rp 14,07 Miliar, Dana Pihak Ketiga sebanyak Rp 12,21 Miliar dan Laba Bersih Usaha sebesar Rp 505 juta. Seluruh indikator usaha ini bertumbuh secara year on year.

Laporan—Two Efly, Talawi

Manajemen PT BPR Talawi Sakato masih mampu mempertahankan trend pertumbuhan usaha di tahun 2024. Seluruh indikator usaha mencatatkan pertumbuhan. Mulai dari total Aset, realisasi Kredit, Dana Pihak Ketiga hingga ke besaran Laba usaha. Selain usaha yang bertumbuh, Kualitas Aktiva Produktifnya juga membaik seiring menurunnya ratio Non Perfomance Loan (NPL) dan Ratio BOPO.

"Alhamdulillah tahun 2024 kitabmasih bisa menjaga trend pertumbuhan usaha dan menebalkan laba. Pertumbuhan laba berada jauh di atas pertumbuhan aset. Total aset tercapai Rp 19,16 Miliar, realisasi Kredit sebanyak Rp 14,07 Miliar, Dana Pihak Ketiga terhimpun sebesar Rp 12,21 Miliar dan laba bersih usaha berhasil ditingkatkan dari Rp 412 Juta naik menjadi Rp 505 juta. Seluruh indikator usaha ini bertumbuh secara year on year,” ujar Direktur Utama PT BPR Talawi Sakato, Imran yang didampingi Direkturnya Jhony N kepada Padang Ekspres Jumat (25/4/2025).

Menurut Imran, berhasilnya manajemen menorehkan pertumbuhan usaha dan menaikan laba tak lepas dari kerja keras team work. Selain itu, rencana strategis yang dituangkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) juga berjalan dengan baik. Trend positif inilah yang berimbas pada peningkatan aset, realisasi kredit, dana hingga ke besaran laba.

Aset, Dana dan Beban

Dikutip dari laporan keuangan publikasi tahun 2024 tercatat total Aset PT BPR Talawi Sakato sebanyak Rp 19,16 Miliar. Realisasi Aset ini bertumbuh 5,91 persen secara year on year.

Bertumbuhnya aset sama-sama dikontribusi oleh membaiknya kinerja Kredit dan Dana. Total Dana Pihak Ketiga yang mampu dihimpun selama tahun 2024 tercatat sebanyak Rp 12,21 Miliar. Realisasi Dana Pihak Ketiga ini bertumbuh 10,29 persen secara year on year.

Dari dua produk penghimpun dana, produk tabungan lebih mendominasi. Baik dari nilai ataupun pertumbuhan. Total dana tabungan yang mampu dihimpun sebanyak Rp 9,09 Miliar. Realisasi dana tabungan ini bertumbuh 23,01 persen secara year on year. Sementara dana deposito terhimpun sebesar Rp 3,12 Miliar.

"Untuk dana kita memang lebih memaksimalkan dana tabungan sebagai upaya mengendalikan beban bunga (cost of fund),” ujar Imran.

Berbeda dengan dana, ketika Dana Pihak Ketiga tumbuh double digit justru beban bunga sebaliknya. Beban bunga kontraktual yang musti dipikul sebanyak Rp 312 juta atau turun -2,42 persen secara year on year.

Kredit dan Pendapatan

Sama halnya dengan dana, realisasi Kredit PT BPR Talawi Sakato tahun 2024 juga masih bertumbuh. Total Kredit yang mampu disalurkan selama tahun 2024 sebanyak Rp 14,07 atau bertumbuh secara year on year.

Walau Kredit tumbuh relatif melandai, namun pendapatan usaha masih mampu lebih baik. Pendapatan bunga yang mampu dibukukan selama tahun 2024 sebanyak Rp 2,92 Miliar atau tumbuh 6,56 persen secara year on year. Sementara itu pendapatan lainnya tercatat Rp 221 Juta atau tumbuh 9,40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Total Pendapatan Operasional (PO) yang berhasil dibukukan selama tahun 2024 tercatat sebanyak Rp 3,14 Miliar. Pendapatan Operasional ini bertumbuh 6,80 persen secara year on year.

NPL, BOPO dan Laba

Kinerja positif juga terpantau pada Kualitas Aktiva Produktif PT BPR Talawi Sakato. Capaian ini terjadi terjadi seiring meningkatnya kualitas kredit dan berjalan dengan baiknya tata kelola biaya.

Per 31 Desember 2024 tercatat ratio Non Perfomance Loan (NPL) sebesar 2,55 persen. Artinya dari Rp 14,07 Miliar total kredit yang disalurkan maka 97, 45 persennya berada dalam status sehat dan lancar.

Begitu juga dengan tata kelola biaya. Ratio Biaya Operasional berbanding Pendapatan Operasional (BOPO) berhasil diturunkan menjad 81,91 persen. Capaian BOPO ini terbilang bagus untuk BPR yang selama ini terpaksa mendapatkan dana mahal.

"Aset yang bertumbuh, kredit meningkat dan biaya yang terkendali inilah berdampak positif pada capaian laba. Laba bersih usaha berhasil ditinglatkan dari Rp 412 Juta ditahun 2023 naik menjadi Rp 505 juta di tahun 2024. Realisasi laba ini bertumbuh 22,57 persen secara year on year. Pertumbuhan laba ini berhasil melampaui pertumbuhan aset dan pertumbuhan kredit,” ujar Imran.

Dari data Padang Ekspres tercatat bahwa PT BPR Talawi Sakato merupakan salah satu BPR yang beroperasional di Kota Sawahlunto khususnya di Kecamatan Talawi.

BPR ini semenjak 10 tahun terakhir terpantau selalu mampu mencatatkan pertumbuhan. Selain mampu meningkatkan aset, kualitas kreditnya pun terjaga dengan baik. Akumulasi kinerja bagus itulah yang bermuara pada peningkatan laba usaha setiap tahunnya.

"Atas nama manajemen kami ucapkan terima kasih pada seluruh stakeholder. Semoga saja kami masih mampu menjaga trend positif ini di tahun 2025,” tukas Imran. (*)

Editor : Hendra Efison
#Aset Tumbuh #Laba Tumbuh #PT BPR Talawi Sakato