Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

BPR TCI dan BPR Lamangau Resmi Merger, Perkuat Modal dan Siap Ekspansi

Two Efly • Jumat, 9 Mei 2025 | 06:00 WIB

Akhirnya PT BPR Tri Capital Investama (TCI) dan PT BPR Lamangau Sejahtera melakukan merger.
Akhirnya PT BPR Tri Capital Investama (TCI) dan PT BPR Lamangau Sejahtera melakukan merger.
PADEK.JAWAPOS.COM–Setelah menempuh perjalanan panjang akhirnya PT BPR Tri Capital Investama (TCI) dan PT BPR Lamangau Sejahtera melakukan merger. Merger ini dalam upaya penguatan fundamental usaha khususnya penguatan modal untuk membuka peluang ekspansi usaha.

"Betul, berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) kedua BPR disepakati bahwa PT BPR TCI dan BPR Lamangau melakukan penggabungan diri. Sebagai leader dalam merger ini adalah BPR TCI. Penggabungan dua BPR inipun sudah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui surat OJK No : KEP - 71/D.03/2024", ujar Syamsuardi, Kamis (8/5/2025).

Penguatan Usaha

Bergabunganya dua BPR ini otomatis mengubah fundamental BPR TCI. Mulai dari perubahan aset hingga ke indikator usaha lainnya. Sebelum merger (per 31 Maret 2025) total aset sebanyak Rp 53,97 Miliar. Pascamerger bertambah menjadi Rp 60,54 Miliar.

Begitu juga dengan Kredit dan Dana Pihak Ketiga. Total kredit sebelum merger sebanyak Rp 36,30 Miliar dan pascamerger bertambah menjadi Rp39,71 Miliar.

Sementara itu Dana Pihak Ketiga juga bertambah dari Rp 44,21 Miliar (sebelum merger) naik menjadi Rp 49,23 Miliar pascamerger. Dana Pihak Ketiga ini terdiri dari tabungan sebesar Rp 15,51 Miliar dan Deposito sebanyak Rp 33,72 Miliar.

Penguatan Modal dan perluasan Jaringan

Merger selain memperkuat fundamental usaha (permodalan-red) juga secara tidak langsung memperkuat dan memperluas jaringan pelayanan.

"Pascamerger, maka modal inti minimum kita bertambah besar hingga melampaui Rp 6 Miliar. Dengan bertambahnya modal ini tentulah peluang untuk melakukan ekspansi kredit menjadi terbuka," ujar Syamsuardi.

Lebih lanjut Syamsuardi mengatakan, penggabungan dua BPR ini jelaslah menguntungkan secara bisnis. Selain memperkuat permodalan, penggabungan dua BPR otomatis menambah luas layanan perbankan bagi PT BPR TCI selaku leader dalam merger.

"Sebelum merger, PT BPR TCI hanya mampu melayani nasabah melalui satu kantor pusat dan 1 Kantor cabang, 3 unit kantor kas. Pasca merger akan bertambah menjadi satu kantor pusat, 2 unit kantor cabang dan 4 unit kantor kas. Mudah mudahan pasca merger ini BPR TCI bisa menorehkan lompatan kinerja," tukas Syamsuardi.

Dari data Padang Ekspres, BPR TCI dan BPR Lamangau Sejahtera merupakan dua BPR yang beroperasional di Kota Pariaman dan Kota Padang. BPR yang dimiliki beberapa pemegang saham ini sepakat untuk menggabungkan diri dalam upaya pemenuhan  regulasi dan penguatan fundamental usaha.

Dari tahun 2020 hingga saat ini tercatat beberapa BPR sudah melakukan upaya merger. Untuk merger terakhir sampai bulan Mei 2025 dilakukan oleh PT BPR Tri Capital Investama dan PT BPR Lamangau Sejahtera. (*)

Editor : Hendra Efison
#PT BPR Tri Capital Investama #PT BPR Lamangau Sejahtera #Perkuat Modal dan Siap Ekspansi #merger