Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Harga Emas Rekor $3.689, Prediksi Tembus $4.000 per Ons pada 2026

Heri Sugiarto • Rabu, 17 September 2025 | 08:19 WIB

Salah seorang karyawan toko emas di Pasar Raya Padang sedang melayani pelanggan, beberapa waktu lalu. (Foto: Endang Pribadi.)
Salah seorang karyawan toko emas di Pasar Raya Padang sedang melayani pelanggan, beberapa waktu lalu. (Foto: Endang Pribadi.)
PADEK.JAWAPOS.COM-Harga emas mencatat rekor tertinggi baru pada Selasa, 16 September 2025, dengan spot gold diperdagangkan sekitar $3.680 per ons, setelah sebelumnya menyentuh $3.689,27.

Kenaikan ini menandai lonjakan sekitar 40% sepanjang tahun 2025, setelah meningkat 27% pada 2024.

Para analis memperkirakan, sebelum harga mencapai $4.000 per ons pada 2026, emas kemungkinan akan mengalami koreksi jangka pendek sebesar 5-6%.

Faktor Pendorong Kenaikan Harga Emas

Spot gold naik akibat harapan bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan kebijakan moneter tanggal 17 September 2025.

Penurunan suku bunga menurunkan biaya peluang untuk memegang aset yang tidak menghasilkan bunga seperti emas dan melemahkan nilai dolar AS, membuat emas lebih menarik bagi investor global.

Emas tetap menjadi aset lindung nilai (safe-haven) selama ketidakpastian politik dan ekonomi. Investor beralih ke emas untuk melindungi nilai portofolio dari risiko geopolitik.

Permintaan dari bank sentral dan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) turut mendorong kenaikan harga emas. Renisha Chainani, Kepala Riset di Augmont, menyatakan: “Bull run jangka panjang emas tetap utuh, karena permintaan, terutama dari bank sentral dan ETF, terus naik lebih cepat.”

Prediksi Koreksi Jangka Pendek

Meskipun tren bullish tetap kuat, analis memperkirakan koreksi 5-6% sebelum harga kembali naik.

Managing Director Metals Focus, Philip Newman menyebut harga emas berada di wilayah $3.400–$3.500, dan memperkirakan mencapai $3.800 pada akhir 2025.

Outlook dan Dampak bagi Investor

Para peserta India Gold Conference memperkirakan tren bullish emas berlanjut hingga 2026.

Faktor utama: penurunan suku bunga The Fed, permintaan investasi dari institusi dan investor ritel, serta risiko geopolitik.

Koreksi 5-6% dapat menjadi peluang bagi investor untuk membeli emas dengan harga lebih rendah sebelum harga naik kembali ke $4.200 per ons.

Emas tetap menjadi pilihan lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#harga emas #Prediksi emas 2026 #emas #bull run emas #spot gold per ons #Prediksi pasar emas #investasi emas #harga emas 2025