Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Harga Emas Tembus Rekor USD 4.900 per Ounce, Perak dan Platinum Ikut Melonjak

Heri Sugiarto • Jumat, 23 Januari 2026 | 07:56 WIB

Pergerakan harga emas dunia mencatat rekor baru di tengah pelemahan dolar AS.(Foto ilustrasi: Gemini AI)
Pergerakan harga emas dunia mencatat rekor baru di tengah pelemahan dolar AS.(Foto ilustrasi: Gemini AI)
PADEK.JAWAPOS.COM-Harga emas dunia mencatat rekor tertinggi baru pada Jumat (23/1/2026), didorong ketegangan geopolitik, pelemahan dolar AS, serta meningkatnya ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve. Harga perak dan platinum turut melonjak dalam perdagangan yang sama.

Spot gold mencapai USD 4.917,65 per troy ounce pada pukul 01.51 WIB. Kontrak berjangka emas AS pengiriman Februari ditutup naik 1,6%, berada di level USD 4.913,4 per troy ounce.

Dolar AS melemah 0,4%, sehingga membuat emas lebih terjangkau bagi pembeli luar negeri.

Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist Zaner Metals, Peter Grant, mengatakan sejumlah faktor masih menopang permintaan emas. "Ketegangan geopolitik, dolar yang melemah, serta ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed sebagai bagian dari tren yang memengaruhi pasar," ujarnya dikutip dari Investing.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyampaikan bahwa Amerika Serikat memperoleh akses permanen ke Greenland melalui kerja sama dengan NATO.

Namun, detail kesepakatan tersebut belum dipublikasikan dan Denmark menegaskan kedaulatannya atas wilayah tersebut tetap berlaku.

Situasi geopolitik ini menambah dinamika pasar logam mulia.

Laporan terbaru Personal Consumption Expenditures (PCE) menunjukkan peningkatan belanja konsumen pada November dan Oktober, menandakan pertumbuhan ekonomi AS yang masih kuat memasuki kuartal berikutnya.

Pelaku pasar memperkirakan Federal Reserve akan melakukan dua kali pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada paruh kedua tahun ini, yang membuat emas semakin menarik sebagai aset non-bunga.

Grant menambahkan bahwa level USD 5.000 per troy ounce berada dalam cakupan pasar.

Di pasar logam lainnya, harga perak melonjak ke rekor USD 96,58 per troy ounce.

Analis Senior Tradu, Nikos Tzabouras, menyatakan bahwa perak memperoleh manfaat dari aliran aset aman serta pelemahan dolar AS.

Harga platinum naik 4,6% ke posisi tertinggi sepanjang masa di USD 2.601,03, sedangkan palladium menguat 3,3% menjadi USD 1.900,59.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#harga emas #ketegangan geopolitik #emas dunia #dolar melemah #perak #Rekor emas #harga platinum #suku bunga the fed