Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kinerja PT BPR Durian Mandiri Sawahlunto: Aset Tumbuh 16,69%, Laba Naik 12,31%

Two Efly • Selasa, 24 Februari 2026 | 06:00 WIB

Direktur Utama PT BPR Durian Mandiri Sawahlunto, Marnis Ahmad.
Direktur Utama PT BPR Durian Mandiri Sawahlunto, Marnis Ahmad.
Manajemen PT BPR Durian Mandiri Sawahlunto masih mampu mencatatkan pertumbuhan usaha dua digit pada tahun 2025. Total aset tercatat sebesar Rp29,64 miliar, realisasi kredit Rp20,48 miliar, dana pihak ketiga Rp22,13 miliar, serta laba bersih usaha Rp504 juta atau tumbuh 12,31 persen secara year on year (YoY).

Laporan: Two Efly, Sawahlunto

Di saat kondisi makroekonomi melambat, manajemen PT BPR Durian Mandiri Sawahlunto tetap mampu menorehkan pertumbuhan usaha dua digit. Secara agregat, beberapa indikator usaha tumbuh signifikan, mulai dari realisasi kredit, dana pihak ketiga, pendapatan, hingga laba bersih usaha.

“Alhamdulillah, tahun 2025 kita masih bisa membukukan pertumbuhan usaha dua digit. Total aset tercatat Rp29,64 miliar, realisasi kredit sebesar Rp20,48 miliar, dana pihak ketiga Rp22,13 miliar. Sementara itu, pendapatan operasional berhasil ditingkatkan dan laba bersih usaha tercapai Rp504 juta atau tumbuh 12,31 persen secara year on year,” ujar Direktur Utama PT BPR Durian Mandiri Sawahlunto, Marnis Ahmad, didampingi direkturnya, Irna Novida, kepada Padang Ekspres, Senin (23/2/2026).

Menurut Marnis Ahmad, membaiknya kinerja usaha tidak terlepas dari berjalan baiknya rencana bisnis bank pada tahun 2025, mulai dari target aset hingga besaran laba. Pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras tim serta dukungan kuat dari seluruh pemangku kepentingan terhadap BPR Durian Mandiri.

Aset dan Dana

Dari audit yang dilakukan di akhir tahun 2025, tercatat total aset PT BPR Durian Mandiri Sawahlunto sebesar Rp29,64 miliar. Realisasi aset ini tumbuh 16,69 persen secara year on year dan berhasil mencapai target Rencana Bisnis Bank (RBB).

Pertumbuhan aset yang mencapai dua digit tersebut turut dikontribusikan oleh membaiknya kinerja kredit dan dana pihak ketiga. Total dana pihak ketiga yang dihimpun selama tahun 2025 tercatat Rp22,13 miliar atau tumbuh 17,88 persen secara year on year.

Dari dua produk penghimpunan dana, keduanya sama-sama memberikan kontribusi pertumbuhan. Total dana tabungan yang dihimpun selama tahun 2025 tercatat Rp14,60 miliar atau tumbuh 20,78 persen secara year on year. Sementara itu, dana deposito terhimpun sebesar Rp7,53 miliar dengan pertumbuhan relatif lebih landai, yaitu 12,64 persen.

“Untuk pendanaan, kami lebih menitikberatkan pada dana tabungan sebagai upaya mengendalikan cost of fund. Hal ini membuat beban bunga kontraktual tahun 2025 lebih rendah dibandingkan tahun 2024,” ujar Marnis Ahmad.

Kredit, Pendapatan, dan Beban

Berbeda dengan dana pihak ketiga, kinerja kredit PT BPR Durian Mandiri Sawahlunto tumbuh lebih landai pada tahun 2025. Total kredit yang disalurkan selama tahun tersebut tercatat Rp20,48 miliar.

Meski pertumbuhan kredit melandai, pendapatan justru meningkat. Pendapatan bunga kontraktual tercatat Rp4,63 miliar atau tumbuh 8,56 persen secara year on year. Sedangkan pendapatan lainnya tercatat sebesar Rp175 juta.

“Total pendapatan operasional yang mampu kami bukukan pada tahun 2025 sebesar Rp4,81 miliar atau tumbuh 7,28 persen secara year on year,” ucap Marnis Ahmad.

BOPO dan Laba

Selain meningkatkan pendapatan operasional, PT BPR Durian Mandiri Sawahlunto pada tahun 2025 juga mampu mengendalikan biaya operasional secara efisien dan efektif. Rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) tercatat sebesar 88,17 persen.

“Membaiknya pendapatan operasional pada tahun 2025 berdampak pada pencapaian laba. Laba bersih yang dibukukan sebesar Rp504 juta atau tumbuh 12,31 persen secara year on year,” ujar Marnis Ahmad.

Dari data yang dimiliki Padang Ekspres, PT BPR Durian Mandiri Sawahlunto merupakan salah satu BPR dengan kinerja cukup baik di wilayah Kota Sawahlunto. BPR yang dipimpin dua perempuan ini dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan kinerja. Selain berhasil meningkatkan aset, besaran laba yang dibukukan setiap tahunnya juga terus bertambah.

Keberhasilan dalam menjaga ritme usaha inilah yang membuat BPR Durian Mandiri mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Di antara penghargaan yang pernah diraih adalah Inforbank Award dan Top 100 dari Majalah Finance.

“Atas nama manajemen, kami mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan dukungannya. Semoga pada tahun 2026, BPR Durian Mandiri mampu menorehkan pertumbuhan usaha yang lebih baik lagi,” tutup Marnis Ahmad dan Irna Novida.(***)

Editor : Hendra Efison
#aset tumbuh laba naik #kinerja BPR 2025 #BPR Durian Mandiri Sawahlunto