Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Melirik Kinerja PT BPR X Koto Singkarak: Pertumbuhan Laba Lampaui Pertumbuhan Aset

Two Efly • Senin, 2 Maret 2026 | 06:00 WIB

Dirkom PT BPR X Koto Singkarak: Juswarni (Dirut), Indra Rivai (Komut) dan Elva Siswari (Direktur).
Dirkom PT BPR X Koto Singkarak: Juswarni (Dirut), Indra Rivai (Komut) dan Elva Siswari (Direktur).
Pertumbuhan laba jauh melampaui pertumbuhan usaha. Itulah yang terlihat dari kinerja PT BPR X Koto Singkarak pada tahun 2025. Total aset tercatat Rp37,72 miliar, realisasi kredit sebesar Rp26,05 miliar, dana pihak ketiga (DPK) Rp27,88 miliar, dan laba bersih usaha naik dari Rp711 juta menjadi Rp872 juta atau tumbuh 22,64 persen secara year on year.

Laporan: Two Efly, Singkarak

Pertumbuhan laba melampaui pertumbuhan usaha. Secara agregat, pertumbuhan aset hanya single digit, namun pertumbuhan laba mampu mencapai double digit. Meningkatnya perolehan laba tersebut didorong oleh optimalnya pendapatan operasional dan terkendalinya biaya operasional selama tahun 2025.

“Syukur alhamdulillah, tahun 2025 kita masih mampu mencatatkan pertumbuhan usaha dan laba. Total aset yang berhasil kita bukukan pada tahun 2025 tercatat Rp37,72 miliar, realisasi kredit Rp26,05 miliar, dana pihak ketiga Rp27,88 miliar, dan laba bersih usaha naik dari Rp711 juta menjadi Rp872 juta atau tumbuh 22,64 persen secara year on year. Sementara itu, kualitas aktiva produktif juga semakin membaik seiring menurunnya rasio kredit bermasalah dan turunnya rasio biaya secara signifikan,” ujar Direktur Utama PT BPR X Koto Singkarak, Juswarni, yang didampingi direkturnya, Elva Siswari, kepada Padang Ekspres kemarin.

Menurut Juswarni, membaiknya kinerja usaha, khususnya laba operasional dan laba bersih, merupakan bagian dari strategi operasional untuk menjaga keberlanjutan usaha (sustainable business). Selain menjaga kualitas aktiva dan kredit, tata kelola usaha juga menjadi perhatian khusus demi memaksimalkan pendapatan dan laba. Alhamdulillah, pendapatan dan laba bersih usaha berhasil melampaui pertumbuhan usaha secara keseluruhan.

Aset, Dana, dan Beban Bunga

Hingga akhir Desember 2025, total aset PT BPR X Koto Singkarak tercatat sebesar Rp37,72 miliar. Realisasi aset ini tumbuh 7,01 persen secara year on year.

Pertumbuhan yang relatif landai pada tahun 2025 dikontribusikan oleh kinerja kredit dan dana pihak ketiga. Total dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun selama tahun 2025 mencapai Rp27,88 miliar, tumbuh 1,23 persen secara year on year.

Dari dua produk penghimpun dana, keduanya sama-sama mengalami pertumbuhan. Total dana tabungan yang dihimpun tercatat Rp12,68 miliar atau tumbuh 0,23 persen, sedangkan dana deposito mencapai Rp15,20 miliar atau tumbuh 2,08 persen.

Berbeda dengan dana pihak ketiga yang tumbuh, beban bunga justru mengalami penurunan. Beban bunga kontraktual turun dari Rp1,04 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp947 juta pada tahun 2025.

Kredit dan Pendapatan

Realisasi kredit PT BPR X Koto Singkarak pada tahun 2025 tercatat Rp26,05 miliar, tumbuh 2,59 persen secara year on year.

Pertumbuhan kredit berdampak pada meningkatnya pendapatan. Pendapatan bunga yang dibukukan selama tahun 2025 tercatat Rp5,38 miliar atau tumbuh 18,50 persen secara year on year. Sementara itu, pendapatan lainnya tercatat Rp263 juta atau tumbuh 42,16 persen secara year on year.

“Total pendapatan operasional yang berhasil kita bukukan selama tahun 2025 tercatat Rp5,62 miliar atau tumbuh 18,81 persen secara year on year,” ujar Juswarni.

NPL, BOPO, dan Laba

Peningkatan kualitas aktiva produktif menjadi salah satu capaian penting pada tahun 2025. Manajemen PT BPR X Koto Singkarak berhasil menjaga dan meningkatkan kualitas kredit dengan baik. Rasio Non-Performing Loan (NPL) berhasil ditekan hingga 1,08 persen.

Dari sisi tata kelola usaha, prinsip efisiensi dan efektivitas juga diterapkan secara konsisten. Rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) mampu ditekan hingga 82,06 persen. Capaian BOPO ini tergolong baik untuk industri keuangan sekelas BPR.

“Aset yang tumbuh, kredit yang meningkat, beban biaya yang terkendali, serta pendapatan bunga yang bertumbuh bermuara pada peningkatan kinerja laba. Laba bersih usaha berhasil ditingkatkan dari Rp711 juta pada tahun 2024 menjadi Rp872 juta pada tahun 2025 atau tumbuh 22,64 persen secara year on year,” tutup Juswarni.

Berdasarkan data yang dihimpun Padang Ekspres, PT BPR X Koto Singkarak merupakan salah satu BPR dengan kinerja sangat baik di wilayah Kabupaten Solok. BPR yang berada di bawah binaan Bank Nagari ini setiap tahunnya konsisten mencatatkan peningkatan aset dan laba.

Sejumlah penghargaan juga berhasil diraih. Secara beruntun, PT BPR X Koto Singkarak meraih Infobank Award. Selain itu, BPR ini juga masuk dalam jajaran Top 100 Best Finance versi Majalah Finance.

“Terima kasih atas kerja sama semua pihak. Semoga pada tahun 2026 PT BPR X Koto Singkarak dapat tumbuh lebih baik lagi.” (***)

Editor : Hendra Efison
#Pertumbuhan Laba Lampaui Pertumbuhan Aset #PT BPR X Koto Singkarak #kinerja BPR 2025