Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

KAI Sumbar Gunakan 225 Ribu Liter BBM Subsidi Layani 512 Ribu Penumpang

Hendra Efison • Kamis, 16 April 2026 | 14:04 WIB
KAI Divre II Sumbar gunakan 225.480 liter BBM subsidi layani 512.741 penumpang triwulan I 2026, dorong efisiensi dan tarif terjangkau.
KAI Divre II Sumbar gunakan 225.480 liter BBM subsidi layani 512.741 penumpang triwulan I 2026, dorong efisiensi dan tarif terjangkau.

PADANG — PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional II Sumatera Barat menggunakan 225.480 liter BBM subsidi untuk melayani 512.741 penumpang sepanjang triwulan I 2026 sebagai upaya efisiensi operasional dan menjaga keterjangkauan tarif.

Data operasional Januari–Maret 2026 menunjukkan penggunaan energi dilakukan secara terukur untuk mendukung layanan transportasi di wilayah Sumatera Barat.

Optimalisasi BBM subsidi tersebut juga menjadi bagian dari penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), khususnya dalam aspek akuntabilitas dan efisiensi.

Baca Juga: Perjalanan Fajri dari Ruang Kuliah, Labor, Jalanan ke Xatus: Meracik Mimpi dengan Ketekunan dan Kerja Keras

Dukungan pemerintah melalui skema Public Service Obligation (PSO) turut menjaga tarif kereta tetap terjangkau bagi masyarakat.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyatakan efisiensi penggunaan BBM berdampak langsung terhadap biaya perjalanan.

“Efisiensi energi yang kami lakukan berimplikasi pada biaya operasional yang lebih terkendali, sehingga tarif yang dikenakan kepada pelanggan tetap terjangkau,” ujarnya.

Menurutnya, kereta api menjadi solusi mobilitas yang hemat, aman, dan andal di tengah keterbatasan energi.

Baca Juga: 15 Tahun Tinggal di Pondok Sawah, Mulyadi Akhirnya Terima Rumah Layak dari Semen Padang

Layanan KAI Divre II Sumbar mencakup rute jarak menengah seperti Padang–Naras pulang-pergi hingga KA Lembah Anai relasi Padang–Kayutanam.

Penggunaan BBM mencakup operasional lokomotif serta pembangkit listrik untuk kebutuhan dalam kereta, seperti penerangan dan pendingin udara.

Seluruh armada diesel di wilayah ini juga telah menggunakan Biosolar B40 sebagai bahan bakar.

“Penggunaan Biosolar B40 tidak hanya mendukung efisiensi operasional, tetapi juga berkontribusi dalam menekan emisi karbon,” kata Reza.

Baca Juga: Ditempa Medalis, Siswa Raudhatul Jannah Bidik Prestasi OSN 2026

Selain BBM subsidi, KAI Divre II Sumbar mencatat penggunaan 65.900 liter BBM nonsubsidi untuk kegiatan perawatan sarana dan prasarana.

Penggunaan energi tersebut mencakup alat kerja dan mesin perawatan jalur rel guna menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

KAI Divre II Sumatera Barat menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan transportasi yang efisien, terjangkau, dan ramah lingkungan.(*)

Editor : Hendra Efison
#BBM subsidi kereta api #efisiensi energi KAI #KAI Divre II Sumbar