PADEK.JAWAPOS.COM – Maskapai berbiaya rendah AirAsia X mulai menurunkan tarif penerbangan seiring turunnya harga bahan bakar pesawat.
CEO AirAsia X Bo Lingam mengatakan maskapai asal Malaysia tersebut telah memangkas tarif sebesar 5 persen sejak 15 Juni dan akan terus menyesuaikan harga tiket dari minggu ke minggu mengikuti pergerakan biaya bahan bakar.
Menurut Lingam, penandatanganan nota kesepahaman antara Amerika Serikat dan Iran membawa kelegaan bagi industri penerbangan setelah harga bahan bakar mengalami penurunan tajam dari level tertinggi yang terjadi pada Maret.
"Industri benar-benar terdampak oleh kenaikan harga bahan bakar. Mudah-mudahan situasi di Timur Tengah tetap seperti sekarang," kata Lingam kepada wartawan.
Harga bahan bakar jet di Singapura tercatat sekitar US$112 per barel pada Jumat lalu.
Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan puncaknya pada 30 Maret yang mencapai US$242 per barel. Meski demikian, harga itu masih berada di atas level sebelum konflik yang berada di kisaran US$80 per barel.
Lingam mengatakan penyesuaian tarif akan terus dilakukan seiring penurunan harga bahan bakar.
"Dari minggu ke minggu, ketika harga bahan bakar turun, kami juga akan merevisi tarif kami," ujarnya, dikutip dari Al Jazeera, Senin (22/6/2026).
AirAsia X terpukul keras oleh lonjakan harga bahan bakar jet, dan mencatatkan kerugian pada kuartal pertama karena memangkas 10 persen penerbangan hingga menaikkan biaya tambahan bahan bakar untuk mengatasi kenaikan biaya.(*)
Editor : Heri Sugiarto